← Beranda Kolom · Rab, 31 Okt · 2 mnt baca
Kolom Boen Syafi'i: Oleh Suatu ketika, seorang perempuan penumpang di dalam Angkot tiba-tiba saja dijarah tasnya oleh 2 preman yang ikut di barisan penumpang. Kata si preman: "Serahk…
Analogi di atas adalah gambaran yang cocok untuk para penebar omongan: "Dapat apa jika Capres yang kamu dukung itu berhasil menjadi Presiden?" Yakni, membiarkan manusia yang difitnah (PKI, anti Islam, anti Ulama, dll.) dihajar sana sini dan dibenci sedemikian rupa tanpa adanya data dan fakta. Karena mereka berfikiran dapat apa jika saya membelanya?
Padahal, rasa empati dan sikap tolong menolong itu adalah kodrat dari setiap manusia. Namun, ternyata masih ada yang suka pamrih dan mengharapkan imbalan materi, bila manusia melakukan hal tersebut.
Acuh silahkan, namun bila ada yang menolong manusia yang terzalimi, ya jangan dinyinyiri. Sudah tidak membantu, eh dinyinyiri pula? Apalagi dengan berkata: "Oleh opo (dapat apa) jika kamu membantu dan menolongnya?" Kebahagiaan itu bukan hanya berupa materi saja. Kebahagiaan itu bisa datang dari adanya rasa puas setelah menolong manusia yang membutuhkan bantuan kita.
Nyapres silahkan, asal jangan menebar hoax, memfitnah apalagi mempolitisir agama terhadap Capres rivalnya. Bila hal itu toh tetap dilakukan, maka ya jangan heran jika kami melakukan perlawanan.
"Jadi oleh OPPO? OPPO OPPO wae yo ra POPPO".
Salam Jemblem..
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.