← Beranda Asian games · Berita terkini · Kolom · Nasional · Politik · Jum, 20 Jul · 2 mnt baca
Kolom Boen Syafi'i: Surat Terbuka Untuk Gabener Jakardah (salam Apa kabarmu Wan Anis yang ngaku-ngaku sebagai "pribumi" di Bumi NUsantaraku ini? Semoga otak dan fikiranmu dalam mengurus keruwetan Jakardah tidak cepat meng…
Kami tau bahwa, tidak boleh lagi ada istilah pribumi dan non pribumi di negara ini. Karena semua sama, semua satu rumah meski berbeda warna, suku, adat, dan budayanya. Bukan masalah pribumi yang ingin kami persoalkan, tetapi masalah kebijakan ente yang berkaitan dengan event Asian Games yang kami pertanyakan.
Wan Anis, jika untuk Jakardah mau kau buat njengking, mau kau acak-acak, mau kau buat semrawut itu bukan urusan kami, karena kami bukanlah warga anda. Tetapi, beda cerita jika sudah menyangkut event Asian Games yang mempertaruhkan harga diri bangsa dan negara kami. Meskipun itu terletak di kota anda, tetapi kami juga berhak mengkritik kebijakan anda, karena event ini adalah event bangsa kami, negara kami Indonesia.
Wan Anis, bukankah tamu itu ibarat raja? Dan bukankah Rosululloh Saw sendiri menganjurkan untuk memuliakan para tamu yang bertandang ke rumah kita? Tetapi, kenapa malah seolah-olah kau menghinakan para tamu dengan tiang bendera di pinggir jalan protokol yang terbuat dari bilah bambu?
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.