← Beranda Nasional · Jum, 26 Jan · 2 mnt baca
Kolom Ganggas Yusmoro: Jakarta Kota Baru saja duduk di warungnya Mbak Ngatemi, belum juga dibikinkan kopi kothok (kopi tubruk), bagaikan suara tawon sang pemilik warung kopi ini sudah seperti o…
Baru saja duduk di warungnya Mbak Ngatemi, belum juga dibikinkan kopi kothok (kopi tubruk), bagaikan suara tawon sang pemilik warung kopi ini sudah seperti orang yang lagi kesambet.
"Itu Jakarta piye tow, Mas, Mas. Ibukota negara kita, lho. Masak ngisin-ngisini. Memalukan. Sangat tidak pantas sebagai ibukota negara menghidupkan kembali transportasi yang memakai dengkul. Coba perhatikan, ketika negara-negara lain membuat moda transportasi yang modern, yang canggih, yang lebih manusiawi dan mengurangi kesemrawutan, lho.... kok Gubernur baru malah mendatangkan becak. Berarti jakarta bukan lagi kota Metropolitan, tapi Begopolitan.."
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.