Lampu Kedip di Jukung Itu Dirakit Nelayan Serangan Sendiri — Sorasirulo
Sorasirulo

Lingkungan & Alam Pendidikan

1 mnt baca

Lampu Kedip di Jukung Itu Dirakit Nelayan Serangan Sendiri

Di Pulau Serangan, Bali, nelayan dan anak-anak banjar ikut membuat teknologi energi mereka sendiri lewat Desa Utak Atik.

Pernah terpikir, lampu kecil di perahu nelayan itu bisa dirakit oleh nelayannya sendiri?

Itu yang terjadi di Pulau Serangan, Denpasar, Bali. Lewat Desa Utak Atik, program CAST Foundation bersama Fab Lab Bali, warga diajak ikut membuat teknologi energi, tidak sekadar jadi pemakai. Nelayan belajar membuat lampu kedip tenaga surya untuk jukung mereka. Sebulan sekali, kelompok anak yang sama di satu banjar berkumpul untuk belajar. Dari sana lahir tujuh prototipe, mulai dari stasiun pengisi daya tenaga hidrogen, pencacah sampah organik keliling, sampai pengering sirip ikan tenaga surya.

Yang bikin berhenti sejenak: pengelolanya terus terang bilang belum punya angka berapa warga yang sudah dididik. Menurut Tafia Sabila Khairunnisa dari Fab Lab Bali, yang dikejar adalah paham, terampil, dan berubah cara pikir, bukan jumlah.

Buat kita yang hidup dari ladang dan tinggal di kuta-kuta sendiri, ini pengingat kecil bahwa alat yang paling pas biasanya dirancang oleh orang yang memakainya.

Lampu itu menyala karena tangan nelayan sendiri yang merakitnya.

Sumber: IDN Times Bali, SWA