Dua Puluh Ribu Bibit Pohon untuk Kampung yang Sering Kebanjiran
HKBP menyalurkan 20 ribu bibit pohon ke desa-desa Tapanuli Raya yang rawan longsor dan banjir, didukung Pemprov Sumut lewat rangkaian Minggu Ekologi 2026.
Ada kabar baik dari Tapanuli minggu ini, dua puluh ribu bibit pohon bersiap ditanam di desa-desa yang selama ini pernah terdampak longsor dan banjir.
Rencana itu datang dari HKBP lewat program Minggu Ekologi, disampaikan Pendeta Bernard Manik selaku Kepala Departemen Marturia HKBP saat menemui Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya di kantor gubernur, Jalan Diponegoro Medan, Selasa lalu, 28 Juli. Bibit-bibit itu akan dibagikan ke kelompok tani dan warga di kampung-kampung Tapanuli Raya, terutama desa yang pernah dihantam longsor dan banjir, dengan harapan akar-akarnya perlahan menjaga daerah resapan air dan meringankan dampak perubahan iklim yang belakangan makin terasa di sana. Surya menyambut baik langkah jemaat ini dan berjanji pemerintah provinsi ikut turun tangan mendukung. Rangkaian Minggu Ekologi sendiri masih akan berlanjut, dengan puncak acara digelar di Pandan, Tapanuli Tengah, akhir September nanti.
Bukan proyek besar dengan seremoni mewah, cuma jemaat gereja yang menanam pohon dengan harapan meringankan risiko banjir di kampung tetangga tiap musim hujan datang. Kadang begitu saja sudah cukup.
Sumber: Diskominfo Provsu, Lensa Medan