Manisan Pala Mapafin, Usaha Ibu-Ibu Nias yang Kini Dikenal — Sorasirulo
← Beranda

Manisan Pala Mapafin, Usaha Ibu-Ibu Nias yang Kini Dikenal

Empat ibu rumah tangga di Kompleks Kampung Baru, Gunung Sitoli, mengolah pala yang melimpah di Nias jadi manisan lewat usaha Mapafin, dibina PT Elnusa Petrofin sejak 2022 hingga kini dijual di sentra oleh-oleh kota.

Ada empat ibu rumah tangga di Gunung Sitoli yang bikin buah yang orang lain anggap biasa jadi sesuatu yang dicari banyak orang.

Namanya Asniar Marikan, 54 tahun, bersama tiga temannya di Kompleks Kampung Baru, Kelurahan Ilir. Mereka mengolah pala, buah yang gampang ditemukan di Nias tapi nyaris tak ada yang mau menjadikannya usaha, jadi manisan lewat usaha bernama Mapafin. Ceritanya bermula dari Facebook. Sekitar 2019, Respina Susanti, staf PT Elnusa Petrofin di Gunung Sitoli, melihat unggahan warga Kampung Baru yang menjemur pala jadi manisan. Sejak 2022 Elnusa Petrofin mendampingi mereka, dari modal usaha sampai urus legalitas, dan kini manisan pala Mapafin sudah mejeng di rak sentra oleh-oleh utama Gunung Sitoli. Bikin manisan pala ini tidak instan, mulai dari memilih buah yang besar dan matang, direndam semalaman biar mudah dikupas, diiris bentuk kipas, dicuci berulang kali, lalu dijemur tiga sampai empat hari sambil ditaburi gula sedikit demi sedikit sampai meresap.

Dari semua UMKM binaan Elnusa Petrofin di seluruh Indonesia, cuma Mapafin yang berani garap manisan pala sampai sejauh ini.

Empat ibu di Kampung Baru itu sekarang punya nama buat sesuatu yang dulu cuma tumbuh liar di halaman rumah.

Sumber: Tribun Medan