Panen di Lae Parira, Dairi Tembus 12,3 Ton per Hektare
Sawah demplot di Desa Lumban Toruan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, mencatat hasil panen 12,3 ton per hektare, nyaris dua kali lipat dari rata-rata sebelumnya.
Di Lumban Toruan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, ada kabar yang bikin petani senyum lebar pekan ini. Hasil panen di sawah demplot tembus 12,3 ton per hektare, nyaris dua kali lipat dari rata-rata sebelumnya yang cuma sekitar 6 ton.
Panen bersama itu digelar Kamis (20/8) di lahan milik Saidin Sihombing, diukur langsung pakai metode ubinan bersama penyuluh pertanian dan warga sekitar, jadi angkanya bukan klaim sepihak. Semua berawal dari April lalu, saat Pemkab Dairi dan PT Pupuk Indonesia menanam bareng di 105 hektare lahan yang sama, dengan pendampingan pemupukan yang lebih terukur dan dukungan CV Mutiara Agro Lestari selaku penyalur pupuk bersubsidi di Lae Parira. Targetnya waktu itu delapan ton per hektare, hasilnya jauh melampaui perkiraan.
Bagi warga yang sempat kesulitan panen musim-musim sebelumnya, angka 12,3 ton itu bukan sekadar statistik di laporan dinas. Itu alasan buat tetap turun ke sawah tahun depan.
Sumber: MedanBisnisDaily.com, Mistar.id