Setelah 25 Tahun Gelap, Listrik Akhirnya Menyala di Cikawung
BAZNAS memasang panel surya di 103 titik di Desa Cikawung, Indramayu, mengakhiri 25 tahun warga hidup tanpa aliran listrik lewat program Rumah Terang.
Ada rumah yang menunggu listrik menyala hampir seperempat abad, dan Kamis lalu, akhirnya menyala.
Di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, warga yang tinggal di kawasan hutan Perhutani hidup tanpa aliran listrik selama 25 tahun. Rumah mereka terlalu jauh dari jaringan PLN darat, jadi malam-malam biasanya diterangi lampu minyak seadanya. Pada 9 Juli lalu, BAZNAS RI datang memasang panel surya di 103 titik, mencakup 102 rumah dan satu masjid, lewat program yang mereka namai Rumah Terang. Tiap paket berisi kabel, lampu, dan sel surya yang sudah disetujui PLN dan sanggup dipakai minimal sepuluh tahun.
Ketua BAZNAS Sodik Mudjahid menyebut Cikawung sebagai proyek percontohan sebelum program ini diperluas ke 452 kepala keluarga di berbagai pelosok Indonesia, didanai dari zakat yang terkumpul. Bagi warga Cikawung sendiri, yang paling dinanti justru hal sederhana: anak-anak bisa belajar malam hari tanpa cahaya remang-remang, dan usaha kecil di kampung bisa buka lebih lama dari biasanya.
Dua puluh lima tahun itu lama sekali untuk menunggu sesuatu sesederhana lampu menyala.
Sumber: ANTARA News, RRI