Satu Anak, Satu Profil, Cara Dokter di Bone Menekan Stunting
Lewat GIZI, GO!, dr. Andi Rizki Tenryayu dari Bone membuat profil untuk tiap balita. Menurut Astra, anak stunting di 10 desa turun 45 persen.
Ada satu kalimat dari Bone, Sulawesi Selatan, yang bikin kita berhenti sebentar: satu anak, satu profil.
Itu cara kerja GIZI, GO!, gerakan yang dijalankan dr. Andi Rizki Tenryayu. Pada 28 Oktober 2026 di Jakarta, ia menerima apresiasi bidang kesehatan dari 17th SATU Indonesia Awards yang digelar Astra. Setiap balita dibuatkan e-profil, lalu penanganannya disesuaikan dengan penyebab masalahnya: asupan gizi, perawatan medis, atau sanitasi lingkungan. Jadi anak tidak diperlakukan seperti angka dalam satu kolom yang sama.
Pekerjaan itu dijalankan bersama bidan desa dan kader Posyandu. Menurut Republika dan rilis Astra, program ini menjangkau 982 balita di 10 desa. Anak stunting turun 45 persen, anak berisiko stunting turun 60 persen. Angka ini dilaporkan penyelenggara penghargaan, jadi baca sebagai kabar yang menggembirakan, bukan hasil penelitian.
Buat kita di Taneh Karo, yang menarik bukan alatnya. Kalau kuta kita punya bidan desa dan kader Posyandu, bahan dasarnya sudah ada. Yang bisa ditiru adalah cara melihat anak satu per satu, lengkap dengan penyebabnya.
982 balita, dan masing-masing punya profilnya sendiri.
Sumber: Republika, Astra (siaran pers)