PEMKAB NIAS BARAT GELONTORKAN ANGGARAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI

EDY S. GINTING | NIAS BARAT (Sumut) | Pemkab Nias Barat (Sumatera Utara) melalui Dinas “Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup” menggelontorkan anggaran sebesar Rp. 7,7 Milliar pada tahun 2022 untuk menangani 222 unit rumah tidak layak huni (RTLH).

PENSIUNAN KARYAWAN PTPN II DIGUSUR PAKSA — Habis Manis Sepah Dibuang

Laporan WINA KHAIRINA (Medan Sekitarnya) PTPN II mengancam akan mengusur secara paksa para pensiunan karyawan PTPN-II Masidi dan kawan-kawan. Ini disampaikan langsung oleh Kasubag Personalia Sumber Daya Manusia (SDM) didampingi Kuasa Hukum PTPN II, personil TNI dan Polri serta Rachman (Kepala Dusun I Desa Helvetia) apabila mereka tidak menerima tawaran menerima tali asih Rp. 100… Continue reading PENSIUNAN KARYAWAN PTPN II DIGUSUR PAKSA — Habis Manis Sepah Dibuang

Kolom Edi Sembiring: PETANI KARO HILIR SUDAH KEMBALI SEMUA — Yang Dipenjara Dibebaskan dan Dipulihkan Status Hukumnya

Setelah 160 orang perwakilan Serikat Petani Simalingkar Bersatu (SPSB) dan Serikat Tani Mencirim Bersatu (STMB) kembali ke Medan tanggal 25 September 2020, pagi ini (Sabtu 3 Oktober 2020) menyusul tiba di Medan 10 orang perwakilan petani.

PTPN II dan TNI Menggusur Tanah BPRPI di Langkat

Laporan Wina Khairina Dari Wampu (Langkat, Sumut) Kemarin [Selasa 29/9], PTPN II dibantu aparat TNI kembali menggusur tanah adat Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia (BPRPI) di Kampung Durian Selemak. Kabar terkini di lapangan telah terjadi penganiayaan dan pemukulan terhadap beberapa perempuan, anak-anak dan nenek-nenek oleh TNI dan PTPN II karena mempertahankan hak atas wilayah adatnya.

TNI DAN POLRES LANGKAT DUKUNG PTPN II — Dalam Konflik dengan Masyarakat Adat di Langkat

Laporan Wina Khairina Dari Wampu (Langkat) Warga masyarakat adat rakyat penunggu Kampung Durian Selemak (Kecamatan Wampu, Langkat) mengalami kemiskinan akibat wilayah adat yang dikuasai oleh PTPN II. Akibat kondisi kemiskinan ini, para petua adat melakukan musyawarah adat yang kesepakatannya adalah semua warga masyarakat adat rakyat penunggu Kampung Durian Selemak wajib melakukan reclaiming wilayah adat yang… Continue reading TNI DAN POLRES LANGKAT DUKUNG PTPN II — Dalam Konflik dengan Masyarakat Adat di Langkat

Ketua BPH AMAN Sumut: HENTIKAN PERAMPASAN WILAYAH ADAT DURIAN SELEMAK (Langkat)!

WINA KHAIRINA. WAMPU (Langkat) – Pagi ini [Selasa 29/9: Pukul 08.00 WIB], alat berat PTPN II dengan dikawal aparat keamanan memasuki wilayah adat Rakyat Penunggu Kampung Durian Selemak dari berbagai arah.

PENGGASAK ITU SUDAH BERGERAK — Warga Durian Selemak Hadang Eskavator PTPN II

WINA KHAIRINA. WAMPU (Langkat) – Eskavator yang sudah meratakan ladang-ladang warga Kampung Pertumbuken (Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat) beberapa hari lalu, kini bergerak menuju kampung tetangga. Kini dia menuju Kampung Durian Selemak di Kecamatan Wampu itu.

Harap-harap Cemas Kapan Okupasi PTPN II Terhadap Ladang Selemak (Kecamatan Wampu, Langkat)

WINA KHAIRINA. STABAT (Langkat) – Sebagaimana diberitakan sebelumnya, AMAN Sumut mendapat bocoran bahwa PTPN II berencana melakukan okupasi wilayah adat milik Masyarakat Adat Rakyat Penunggu Kampung Durian Selemak (Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat). Terkait bocoran itu, malam ini [Senin 28/ 9: sekitar Pukul 23.00 WIB], terdengar kabar akan diadakannya okupasi pagi subuh besok.

SETELAH PTPN II MENGGILAS PERTUMBUKEN — Masyarakat Adat Durian Selemak (Langkat) Melawan

Laporan Wina Khairina Dari Langkat (Sumut) Di tengah situasi darurat Covid-19 ini, masyarakat adat di Sumatera Utara terus mengalami pengusiran paksa (okupasi) oleh Perusahaan Perkebunan Negara PTPN II. Esok (28 September 2020), menurut bocoran yang didapat oleh AMAN Sumut akan ada rencana okupasi wilayah adat milik Masyarakat Adat Rakyat Penunggu Kampung Durian Selemak (Kecamatan Wampu,… Continue reading SETELAH PTPN II MENGGILAS PERTUMBUKEN — Masyarakat Adat Durian Selemak (Langkat) Melawan

Kolom Edi Sembiring: TANGIS HARU MENYAMBUT PETANI KARO HILIR

Minggu 27 September 2020 Pukul 22.47, perwakilan para petani Karo Hilir tiba di Posko Juang Desa Simalingkar A (Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara). Hanya sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Medan. Bersebelahan dengan Lau Cih, kampung tradisional Suku Karo yang menjadi pusat Kerajaan 12 Kuta yang didirikan oleh clan Karo-karo Purba.

%d bloggers like this: