Kolom Melati A. Sitepu: RAGIL MAHARDIKA

Lagi ramai, hesteg “menghargai perbedaan tapi menolak penyimpangan”. Eh, ini maksudnya penyimpangan di mananya? Karena penasaran sama podcastnya Deddy Corbuzier yang dihapus itu, akhirnya aku selidiki (udah kayak polisi, yak) siapa si Ragil Mahardika itu.

Kolom Melati A. Sitepu: PEMBELAAN

Pernah komentar di IG nya seorang Israel saya mengatakan semoga segera terjadi perdamaian antara Israel dan Palestina, cinta dari Indonesia. Seorang yang sepertinya menganggap saya mendukung Israel lalu membandingkan bagaimana perjuangan Indonesia melawan Belanda, “Palestina juga melakukan hal yang sama terhadap Israel” katanya. Lalu aku bilang jangan bandingkan Indonesia dengan Palestina, jelas berbeda.

Kolom Melati A. Sitepu: PEMBULIAN/ PERUNDUNGAN

Pace Natalius Pigai melaporkan Ambroncius Nababan, Ketua Umum proJokowi-Amin (ini kelompok belum bubar kah?) karena isu rasial. Kalau saya melihatnya itu penghinaan, kenapa dibandingkan dengan gorila? Sama sekali tidak lucu meskipun alasan beliau melakukannya karena kesal dengan pernyataan Pigai soal vaksinasi.

Kolom Melati A. Sitepu: APA ITU WISATA HALAL?

Wisata Halal? Menarik ini, jadi nanya dulu ke KBBI makna halal. Sebenarnya perlu diperjelas juga konsep halal yang diinginkan oleh Wakil Presiden pada pariwisata untuk menghindari gesekan opini diantara pelaku pariwisata. Atau mungkin konsepnya wisata reliji?

Kolom Melati A. Sitepu: KABUPATEN INI MEMANG BEDA

Jalan Medan--Berastagi sekarang

Paslon no 5 dikabarkan menang di Karo dengan selisih suara yang sedikit dari calon lainnya. Karo memang beda. Bila di tempat lain Pilkada hanya diikuti 2 Paslon, bahkan ada yang melawan kotak kosong, di Kabupaten Karo Paslonnya 5.

Kolom Melati A. Sitepu: SEDANG MEMBANGUN ATAU JUSTRU MERUNTUHKAN DINASTI?

Dinasti Politik Periode ke dua ini banyak yang kecewa dengan pakde Presiden Joko Widodo masuk akal sih karena banyak kejadian yang tak terduga di Tahun 2020 ini. Tapi entah mengapa saya tidak melihat pakde sedang membangun dinasti. Dulu Gibran bilang tidak akan terjun ke politik?

Kolom Melati A. Sitepu: MENYIKAPI FPI

Islam bukan FPI dan FPI bukan Islam, meski semua anggotanya beragama Islam. Beragama Islam tidak serta merta membuatmu hidup secara Islami. Sama seperti aku beragama Katolik, tidak serta merta membuat aku hidup secara Kristiani. Tidak suka FPI bukan berarti tidak suka Islam.

%d bloggers like this: