Kolom Sri Nanti: KEJUJURAN….(Cermin)

Kemarin saya ke pasar. Kebiasaan saya kalau ke pasar keliling dulu lihat-lihat, baru belanja. Pas sampai di depan bakul bothok saya sadar dompet saya nggak ada di saku. Hanya berisi uang belanja sih jadi saya nggak begitu panik. Saya balik kanan menyusuri lorong-lorong pasar yang tadi saya lewati.

Kolom Eko Kuntadhi: USTAD OLI BEKAS

Seorang ustad, berkata bahwa istrinya sudah turun mesin tujuh kali. Maksudnya perempuan itu sudah melahirkan tujuh anaknya. Rasanya ustad itu perlu belajar kelembutan kata kepada Aa Gym. Agar tidak sembarangan ngomong soal perempuan. Apalagi perempuan itu istrinya sendiri. Saya yakin, jika Aa mendengar omongan ini. Sang ustad akan dinasehati. “Jagalah hati, jangan kau kotori. Jagalah… Continue reading Kolom Eko Kuntadhi: USTAD OLI BEKAS

Kolom Eko Kuntadhi: MEMBALAS JASA NAKES — Dengan Memenjarakannya

Di kota Pematang Siantar (Sumatera Utara), asal kejadian yang bikin hati saya teriris. Empat orang petugas medis dituding penistaan agama. Mereka semuanya lelaki, pegawai rendahan RSUD Djasamen Saragih. Mulanya ketika ada pasien perempuan yang wafat. Namanya Zakiyah, usia sekitar 50 tahun. Pasien ini menderita penyakit dalam dan suspect Covid19. Karena itu prosesi pemulasannya harus dilakukan… Continue reading Kolom Eko Kuntadhi: MEMBALAS JASA NAKES — Dengan Memenjarakannya

Kolom Soibah E. Sari: SIKAP

Ketika mereka-mereka bertanya kenapa aku berani buka-pasang jilbab. Teman: “Kamu berani amat jilbaban ke tempat kerja doang? Nggak takut diomongin orang?” Aku: “Berani dong. Ngapain takut sama omongan orang? Toh waktu aku kelaparan mereka nggak ngasih makan. Ketika aku ditagih hutang motor mereka nggak bantu nyicil.

Kolom Boen Syafi’i: SYARIAT KHILAFAH BUKAN BUDAYA KITA

Dulu manusia mabuk dogma sering berkata: “Syariat itu hukum agama, dan semua pemeluknya diwajibkan melaksanakan hukum tersebut. Bahkan diwajibkan pula sebagai dasar hukum negara.” Dan, seperti biasa, jika ada yang berani menentang bakal dilabeli kapir, auto neraka, gak bisa ke surga yang ada 72 bidadari siap di kenthu, seperti lokalisasi Dolly.

Kolom Acha Wahyudhi: JIWA

Bukan aja kamu, termasuk aku duluuu… membayangkan dan mempercayai bahwa manusia itu terdiri dari elemen berbeda yaitu, raga/ jasad dan nyawa atau jiwa. Agar terdengar lebih epik lagi, ada juga yang menambahkan elemen Ruh tuhan, seperti Hercules misalnya, manusia super anak Zeus, hasil hubungan Zeus dengan wanita Bumi.

Kolom Nisa Alwis: LABEL HALAL

Kemarin beli ini (lihat foto bawah), eh ada label halalnya. Saya geleng-geleng kepala. Memang nyata-nyata, cap halal makin merajalela. Merambah sampai nempel di berbagai barang dan benda-benda. AlBaqarah:168 dan alMaidah:3 dengan gamblang menyebutkan ketentuan tentang yang haram itu terkait MAKANAN. Makanan ya, mas bro.

Kolom Boen Syafi’i: AJARAN ASAL ARAB BUKANLAH PEMBENTUK KARAKTER ASLI ORANG JAWA

Islam di luar negeri dengan yang berada di Suku Jawa memang beda. Kenapa saya hanya menyebut Suku Jawa? Maaf, saya tidak bermaksud untuk rasis. Nyatanya yang di luar tempat tinggal Suku Jawa sebagian besar saat ini sudah banyak yang keracunan dogma Arab.

%d bloggers like this: