Kolom
Kolom opini dan esai tentang budaya, komunitas, dan kehidupan masyarakat Karo.
3.289 artikel · Halaman 111
- Kolom Ganggas Yusmoro: Mengusik Seorang Tukang. Negara DibuatKetika Tuhan menurunkan seorang tukang dalam sosok Jokowi untuk menjadi Presiden, perlahan namun pasti telah merubah wajah negeri ini menjadi lebih baik. Seb…
- Kolom Adinda Dinda: 2 Sejoli Nasi Goreng (mobilPrabowo atau Wowo (demikan aku memangilnya) yang masih sangat berambisi menjadi orang nomor 1 di negeri ini, sekarang hanya tingal bayang-bayang saja. Masih …
- Kolom Eko Kuntadhi: Patung Dengan Pembalut AntiKetika rombongan barbar berjubah agama menguasai Mosul, Irak, salah satu yang mereka lakukan adalah merusak patung-patung. Artefak budaya berusia ratusan aba…
- Kolom Edi Sembiring: Takdir Tuhan Untuk Indonesia Adalah Keberagaman,”Tidak apa-apa rupang Buddha turun, sing penting welas asihmu terhadap semua makhluk tidak ikut turun, semua makhluk hidup mendambakan kebahagiaan.” “Apabila…
- Kolom Nisa Alwis:Artinya "bacalah", dorongan untuk terus belajar karena kehidupan dunia tidak pernah berhenti bergerak, terus berkembang. Mengapa ayat pertama itu IQRO, bukan…
- Kolom Daud Ginting: Dasar Memang PenaburArief Poyuono yang sebelumnya menyebut PDI Perjuangan identik dengan PKI tiba-tiba mengaku ada kedekatan bathin dengan PDI Perjuangan karena ayahnya merupaka…
- Kolom Ray Bambino: Pahitnya BuahBung... Aku memang pengagummu, namun jika aku hidup di zamanmu dan menyaksikan sebegitu arogannya engkau, manakala secara terang-terangan menantang Amerika d…
- Kolom Panji Asmoro Edan: Kebanyakan Makan GaramSepertinya dua hal ini menjadi topik yang masih terus dipersoalkan sebagian rakyat Indonesia. Dua hal itu kalau tidak dikaitkan dengan China, ya persoalan ag…
- Kolom Adinda Dinda: ManusiaInilah manusia terbodoh dan tidak berakal di dunia ini. Inilah manusia terbodoh yang pernah Allah ciptakan di dunia ini. Inilah manusia yang tidak berakal se…
- Kolom Ganggas Yusmoro: HanyaPernah ke Candi Borobudur dan Prambanan, kan? Di candi tersebut juga ada patung. Orang Jawa bilang, "Pating Jenggeleg". Artinya, patung itu ada di mana-mana.…
- Kolom Nisa Alwis:Ikutan hadir di suatu LIQO, saya mendengar dan mencatat sisipan bahasan judgmental tentang beberapa hal ini: 'ulama berilmu dalam tapi hubudunya', 'presiden …
- Kolom Eko Kuntadhi: Indonesia Semakin Terang.Bagaimana jika listrik kita menggunakan energi terbarukan, dengan harga yang jauh lebih murah dari sekarang? Semalam pertanyaan itu disampaikan Ignatius Jona…
- Kolom Joni H. Tarigan: Menyelewengkan Kekuasaan Dan MembohongiMohon maaf jika mengulas berkaitan hasil pertemuan antara Prabowo dan SBY di Puri Cikeas pada 27 July 2017. Seperti yang dimuat di media, umumnya online, ada…
- Kolom Telah Purba: Cara Radikalisme Membolakbalik HatiMasuk surga saja sebenarnya sudah merupakan suatu berkah luar biasa, untuk orang yang sudah bersusahpayah dan bersungguh-sungguh di dalam hidupnya menjalanka…
- Kolom Asaaro Lahagu: Jokowi Disusupi Hary Tanoe, Jebakan MautPublik terkejut ketika Hary Tanoe balik badan lalu mendukung Jokowi. Berita balik badannya Hary Tanoe bagai halilintar di siang bolong. Banyak pihak yang per…
- Kolom M.u. Ginting:“Ini soal bagaimana agar bisa meraih dan mendulang suara. Dan, itu harus dimaklumi, bahwa sebagian dari bangsa ini masih gelap mata jika semua dikaitkan deng…
- Kolom Andi Safiah: Mencerdaskan KehidupanUUD 1945 menulis dengan tegas kalimat "mencerdaskan kehidupan bangsa" dan apa yang saya lakukan hanyalah menjawab panggilan UUD 1945 untuk berpartisipasi dal…
- Kolom Andi Safiah:Inti dari ajaran fundamental bangsa ini bukanlah bertuhan, tapi bekerjasama sebagai sesama manusia. Bung Karno menyebutnya "gotong royong", saya menyebutnya …
- Kolom Ganggas Yusmoro: Harry Tanoe Merapat Ke Jokowi. KiamatJika saja hari ini ada petir yang menyambar dan menggelegar, tentu kalah keras. Tentu suara petir itu bak hanya petasan banting. Namun yang membuat terhenyak…
- Kolom Ray Bambino: PerspektifDetik.com: "Bikin Kaget, Hary Tanoe Bakal Dukung Jokowi Capres 2019." Kok kaget!? Saya sih ga. Itulah seninya politik. Mengapa HT mau join ke Kubu Jokowi? Se…