Kolom Nisa Alwis: PETE

0 0
Read Time:42 Second

Menikmati bakso di pasar, ada aja godaan. Seorang ibu-ibu bolak balik bukan mau bakso, ia nenteng sekantong PETE. Saat kami bersitatap, sudut matanya menyipit, ia tersenyum di balik masker berharap petenya saya beli.

Minggu lalu di kang sayur Rp. 5 ribu sepapan.

Sekarang buat si ibu saya beli Rp. 50 ribu deh, sedikasihnya dapat berapa? ” Bu. tambah Rp. 30 ribu lagi ya. Ini buat ibu semuaaaa,” ia merajuk.

Please jangan ngerjain saya donk Mba (tapi saya nggak berdaya). Kebetulan mampir ke londri. Saya tanya karyawannya kalian pada suka pete ngga? Buat mereka segancing… Dan pada ketawa…

Turun dari taxi saya tanya lagi sopirnya. “Maap Mas. Mas suka pete ngga?” Eh, ngakak juga Masnya. Parkir lagi di sana segancing. Sisa dibawa ke rumah tiga gancing.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: