Kolom Nisa Alwis: SPEAKER LUAR

0 0
Read Time:29 Second

Saya setuju speaker masjid lebih tertib. Peraturan yang sebetulnya sudah ada sejak 1978, kini memang saatnya diingatkan lagi. Kita menangkap pesan inti edaran Menteri; agar speaker luar masjid digunakan secara bijak.

Kumandangkanlah Adzan dengan syahdu sebagai pengingat panggilan kebaikan/shalat.

Selebihnya, tadarus, salawatan, ceramah, dan lain-lain cukup memakai mik dalam saja. Tidak perlu jor-joran. Jangan sampai tetangga yang butuh istirahat atau sedang konsentrasi kerja, terganggu karena TOA.

Buah dari beragama sejatinya adalah “ketenangan” (tidak dengan kebisingan). Sebuah etika bersama yang indah.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: