Kolom Andi Safiah: BEBERAPA BERITA

Bawa-bawa Nama Tuhan dan Agama dalam Bernegara Mereka sudah sadar bahwa membawa-bawa Tuhan dan Agama dalam urusan bernegara hasilnya memang bikin sakit jiwa kolektif. Tuhan dan Agama biar menjadi urusan personal dan statusnya private, kita tidak punya hak untuk mengusik privasi seseorang di atas alasan apapun.

Kolom Andi Safiah: MABOK GURUN

Mang Udin dan gerombolannya bukan musuh saya. Mereka adalah saudara saya yang sedang mabok budaya gurun pasir. Juga mereka kecanduan agama luar sehingga secara tidak sadar sering menghina agama leluhur mereka. Mang Udin ini juga sama. Mereka perlu diajak berdialektika dengan gaya guling-guling hingga tembus parit tetangga.

Kolom Andi Safiah: OTAK TAK MERDEKA

Debat soal Tuhan dan Agama memang cukup sensitif bagi otak-otak yang belum merdeka. Padahal, jika kita melirik ke belakang, negara-negara Eropa bisa seperti saat ini karena mereka sukses melewati masa-masa kegelapan saat otoritas agama begitu kuat mencengkeram pikiran manusia.

Kolom Andi Safiah: PINDAH AGAMA?

Kekerasan, penganiayaan, arogan, kejam dan mentalitas intoleran bukanlah suatu yang kebetulan, tetapi tumbuh dari esensi agama itu sendiri, yaitu klaim absolutnya. Jika agama tidak dapat menahan kejahatan, ia tidak dapat mengklaim kekuatan efektif untuk kebaikan. Dan kejahatan terburuk yang pernah dipromosikan oleh agama adalah *bunuh* padahal Tuhan sendiri menurut kitab agama adalah sang pemelihara hidup.

Kolom Andi Safiah: URUSAN AGAMA (Sirulo TV)

Sejauh pantauan saya, dengan menggunakan radar “Kolbu”, cuman Islam saja agama yang agak rumit dikritik secara terbuka di Indonesia. Padahal, jika proses dialektika kritis dipelihara dengan baik, maka proses pendewasaan warga negara akan semakin cepat. Sisi sensitif dari Islam bisa dipahami karena, menurut saya, Islam dan agama lain sama saja posisinya di hadapan Hukum.

%d bloggers like this: