Kolom Sri Nanti: KEPUTUSAN FATAL

Seandainya proses normalisasi sungai tidak terhenti, semua sungai di Jakarta akan seperti ini penampakannya. Tapi kan ini sebuah keputusan yang fatal dan melanggar sunnatullah yang pernah dilakukan oleh Gubernur Ahok di Jakarta. Air kok dialirkan ke laut, air itu dimasukan ke dalam tanah…

Kolom M.U. Ginting: GUBERNUR ABA — Bertentang dengan Arus Transparansi Dunia

Gubernur DKI Jakata, Anies, sebenarnya bukan pilihan Rakyat Jakarta, tetapi pilihan ketika itu ialah ABA artinya Asal Bukan Ahok. Anies seperti dapat durian runtuh gratis. Siapa saja akan menang ketika itu karena prinsip ABA itu. Di dalam ABA terdapat fitnah, pembohongan dan hoax yang sangat massif serta mantap bagi sebagian publik Jakarta, tetapi mematikan bagi… Continue reading Kolom M.U. Ginting: GUBERNUR ABA — Bertentang dengan Arus Transparansi Dunia

Kolom Eko Kuntadhi: BERLAKU ADILLAH PADA ANIES

Jakarta banjir. Kita gak kaget. Air memang gak berubah dari dulu. Selalu mencari tempat terendah. Jakarta di ujung laut. Posisinya rendah. Logika itu juga yang harus digunakan ketika bermaksud menangani banjir. Sungai yang menumpuk sampah harus dikerok agar jalannya air lancar. Gorong-gorong kudu dibersihkan.

Kolom Boen Syafi’i: VENEZIA SYARNGIE ALA JAKARDAH

Jan, Jane bin sebenarnya buat apa mengomentari “musibah” banjir di provinsi orang? Toh, alhamdulillah, provinsiku Jatim dari dulu yo tetap adem ayem dan tenterem penduduknya. Namun, yang kemudian menjadi sorotan, adalah ketika berlangsungnya Pilkada di Provinsi Jakardah yang sangat tidak wajar adanya. Piye tidak wajar?

Kolom Boen Safi’i: JAKARTA YANG INDAH

Tempo hari, kami sekeluarga memutuskan untuk mengunjungi sanak famili yang ada di Jakarta. Setelah berkemas-kemas dan membawa bekal secukupnya, kami pun siap untuk berangkat. Seperti biasa, sopir kami selalu siap mengantarkan kami sekeluarga ke tempat tujuan. Dan, akhirnya kami pun berangkat, tak lupa kami membaca basmalah untuk keselamatan.

%d bloggers like this: