Kolom Eko Kuntadhi: YANG MERUSAK BUKAN ORGANISASINYA — Tapi Ideologinya!

Gini ya, kita sudah tahu, gerakan pengasong khilafah itu tujuannya mau mengganti ideology negara Indonesia. Dengan khilafah. Khilafahnya, menurut mereka, khilafah dunia. Artinya Indonesia sebagai negara mandiri, mau dibuat semacam sekelas kelurahan saja. Kekuasaanya ada di bawah khilafah yang entah ada di mana. Jadi, salah satu langkahnya dengan merebut kekuasaan.

Kolom Boen Syafi’i: BANSER GAK PUNYA ADAB?

Kata Kadrun, Banser melakukan persekusi. Ah, benarkah itu yang kalian katakan, duhai semvaknya Firaun? Ya, peristiwa didatanginya sebuah pondok pesantren di Bangil Pasuruan yang terindikasi kuat mengajarkan doktrin sesat khilafah oleh kawan-kawan Banser, kini digoreng oleh Kadrun dengan mengatakan tindakan tersebut bentuk pelecehan hukum.

Kolom Nisa Alwis: SAKRAL? (Antara Teks dan Konteks)

Berasumsi boleh. Yang tidak boleh itu membangunnya LEPAS dari konteks. Ketika tersiar kabar kader Banser membakar ‘kalimat tauhid’, kita kalem saja. Menelisik apa latar belakangnya. Banser adalah anak kandung NU, kelompok santri yang semua tahu bagaimana komitmennya bagi negeri ini. Apakah ia sudah gila tiba-tiba membakar selogan agama? Ternyata tidak.

Kolom Telah Purba: GERTAK SAMBAL FPI

Sungguh nalar saya mengatakan bahwa, siapapun mereka yang mengklaim sebagai pengacara Rizieq atau Pengacara FPI, cuma besar omong tok. Jika mereka mengatakan akan mengepung Bandara Soekarno Hatta dengan massa 1 juta orang, saya sangat yakin itu hanya trik murahan yang mereka harap agar pimpinan tidak ditangkap oleh Polisi.

%d bloggers like this: