Penandatanganan MoU Anti Narkoba Antara GBKP dengan BNN

B. KURNIA P.P. DOLATRAYAT. Bupati Karo (Terkelin Brahmana SH) hadiri acara  Penandatanganan MOU (Memory Of Understanding) dan Deklarasi Anti Narkoba antara GBKP dengan BNN Kabupaten Karo. Acara ini berlangsung di Losd Desa Bukit (Kecamatan Dolat Rakyat) [Minggu 29/10].

Bede Sabu Malaysia Tewas Ditembak BNN

  IMANUEL SITEPU. DELITUA. Seorang bandar sabu antar Provinsi, Benny (35) warga Desa Tanjung Merawa B (Kecamatan Tanjung Merawa) tewas setelah peluru panas milik anggota BNN Pusat menembus dada sebelah kanan hingga ke punggungnya. Benny ditembak setelah berupaya melarikan diri dari sergapan petugas di Jl. Kanal, Lingkungan XI, Kelurahan Titi Kuning (Medan Johor) [Jumat 13/1: sekira… Continue reading Bede Sabu Malaysia Tewas Ditembak BNN

HMKI Sumut Seminarkan Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar dan Mahasiswa

DENHAS MAHA. MEDAN. Dalam rangka 21 tahun berdirinya Himpunan Masyarakat Karo Indonesia (HMKI) dan sekaligus guna mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan Narkoba di kalangan generasi muda, khususnya pelajar dan mahasiswa, HMKI Sumut akan mengadakan penyuluhan narkoba terhadap pelajar dan mahasiswa di Aula Martabe Bank Sumut pada hari Selasa 25 Oktober 2016 yang akan datang. Direncanakan 800 pelajar… Continue reading HMKI Sumut Seminarkan Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar dan Mahasiswa

Kolom M.U. Ginting: 2 Anggota DPRD Menikmati Sabu-sabu

Kepala BNN sangat teliti menghadapi 2 anggota DPRD Padang Pariaman si pengguna sabu. “Tapi yang penting dia pernah pakai, dapat dari mana, itu nanti kita telusuri. Kan bisa saja berkaitan dengan jaringan pengedar,” katanya.

Kolom M.U. Ginting: Tak Ada Pilihan Lain

Kepala BNN bilang: “Saat ini kita sedang perang dengan narkoba, karena bangsa lain yang ingin merebut Indonesia ini tidak lagi harus mengangkat senjata tetapi hanya dengan mengedarkan barang haram tersebut.” Dia tambahkan: “Jika kebijakan tersebut (seperti di Filipina) diterapkan, saya yang paling depan untuk memberantas para bandar narkoba yang sudah merusak generasi bangsa.”

Kolom M.U. Ginting: Surrender or Die

Duterte bilang, narkoba sudah jadi pandemi di Filipina, sudah membikin kekacauan yang tak ada taranya, melibatkan kehidupan semua orang. Pedomannya jelas dan tegas: ”surrender or die” termasuk bagi pejabat pemerintahan, pembesar polisi, atau militer yang sudah dikenal ikut bisnis narkoba.

Kolom M.U. Ginting: BUPATI OGAN ILIR

Luar biasa memang Bupati Ogan Ilir (Sumsel) ini, Ahmad Wazir Nofiadi (27), diduga kuat sudah menjadi pemakai narkoba sejak lama. Dia sudah jadi pengguna berat narkoba jauh sebelum jadi bupati. Herannya, bagaimana bisa jadi bupati ya? Main duit?

Kolom M.U. Ginting: JAMAN BAHARU

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki (TM) mengatakan, terdapat proyek mubazir, tidak berguna dan mangkrak, sehingga mengakibatkan negara mengalami kerugian yang sangat besar. Inilah salah satu jawaban yang tepat dari TM mengurangi korupsi dengan menunjuk langsung penyebabnya. “Korupsi pengadaaan yang tidak dibutuhkan,” katanya.

Kolom Asaaro Lahagu: Jokowi Mengamuk, “All Out” Hancurkan Narkoba, Beking Penuh BNN, Tangkap Bupati Ogan Ilir

Ada satu gerakan sangat masif dari Jokowi. Ia sedang mengerahkan seluruh sumberdaya negara memerangi Narkoba. Bagai menghadapi musuh besar, Jokowi terlihat sedang melancarkan perang bergemuruh: mengobrak-abrik jantung peredaran Narkoba, melacak sumber-sumber dan celah peredaran, menghukum mati mereka yang mengedarkan dan menghabisi mereka yang memakai.

Kolom M.U. Ginting: TAK ADA KERAGUAN

Budi Waseso (BW) menilai ada kepentingan asing ingin menghancurkan Indonesia terkait penyelundupan narkoba. Alasannya, ada pihak-pihak dari dalam yang diduga membiarkan narkoba dalam jumlah besar masuk ke Indonesia.

%d bloggers like this: