BPK Ditunggu dan Diserbu di Belanda

LORETA KAROSEKALI. BOEKEL. Sudah sering teman-teman Indonesia yang tingggal di Belanda dan bahkan juga beberapa orang Belanda menanyakan BPK (Babi Panggang Karo) atau lomok-lomok (daging babi yang dimasak dengan darah) bila ada acara ngumpul-ngumpul orang Karo. Setiap orang yang sudah merasakan kedua kuliner asli Suku Karo ini pasti ketagihan dan ingin mengulanginya berkali-kali.

Kolom Edi Sembiring: Peraturan Bupati Deliserdang Terkait Makanan Halal Harus Dicabut!

3 etnis terbesar di Kabupaten Deliserdang adalah Jawa (51,77 %), Karo (10,84 %), dan Toba (10,74%). Jawa menjadi etnis dominan karena sejarah Deliserdang yang awalnya merupakan Sumatera Timur, adalah lokasi perkebunan onderneming-onderneming asing yang banyak mengerahkan kuli kontrak dari Jawa sejak abad ke 18 ke Sumatera Timur.

Makan Bersama Pemuda Karo dengan Para Pengusaha Babi Panggang di Lubuk Pakam

JEBTA B. SITEPU & TIM. LUBUK PAKAM. Sekitar 5 hari lalu ratusan massa dari berbagai organisasi kemasyarakat (Ormas) Islam berunjukrasa ke Kantor Bupati Deliserdang [Jumat 22/7] menuntut RM BPK (Rumah Makan Babi Panggang Karo) ditutup. Ini terkhusus dimaksudkan bagi RM BPK Tesalonika yang merupakan RM BPK terbesar di Lubuk Pakam.

Kolom Bastanta P. Sembiring: ERBANTE BABI

Semasih kecil di Patumbak (Deliserdang), ada satu tradisi yang sangat melekat dalam kehidupan kami warga Suku Karo yang dikenal dengan istilah erbantai. Mungkin tradisi demikian juga terjadi di wilayah-wilayah Karo lainnya. Erbantai adalah tradisi memotong babi (membantai babi) pada hari-hari besar, misalkan Hari Kemerdekaan RI, ulang tahun persadaan (perkumpulan), menjelang tahun baru, dsb. Mungkin di daerah… Continue reading Kolom Bastanta P. Sembiring: ERBANTE BABI

FPI, Babi Panggang Karo dan Politik

Oleh: Adi Saputra Tarigan   Ne ya, sodara-sodarakuku di dunia… saya mau kita semua berpikir positip dan jangan mau diadudomba atau istilah lain dikambinghitamkan, apalagi kambing dilawan dengan babi. Hehehe.. itu becanda … Gini neeh…

Raja Lingga Karo Hilir: Bupati Deliserdang Baiknya Tutup Jalan-jalan Berlobang Bukan BPK

SADA ARIH SINULINGGA. DELISERDANG. FPI beberapa hari terakhir ini meminta kepada Bupati Deliserdang untuk menutup Rumah Makan BPK (Babi Panggang Karo) di Lubuk Pakam, ibukota Kabupaten Deliserdang ini. Tidak sekedar meminta Bupati Deliserdang untuk menutupnya, namun FPI memberi ancaman untuk bertindak sendiri secara sewenang-wenang apabila tidak ditutup dalam waktu 3 X 24 jam. Tentu ini sangat… Continue reading Raja Lingga Karo Hilir: Bupati Deliserdang Baiknya Tutup Jalan-jalan Berlobang Bukan BPK

Mari Kita Dirikan Asosiasi Pengusaha RM Babi Panggang Karo

Oleh: Lazialita Mari Emmy (Jakarta)   Jika mendengar kata RM BPK, apa yang ada di benak kita? Sudah pasti kita bisa mengerti dengan jelas karena tulisan RM BPK biasanya disertai kepanjangannya di dalam kurung, sehingga menjadi RM BPK (Rumah Makan Babi Panggang Karo). Sehingga, hampir setiap orang yang membacanya bisa mengerti dengan baik jenis makanan… Continue reading Mari Kita Dirikan Asosiasi Pengusaha RM Babi Panggang Karo

FPI Usik BPK, Suku Karo dan Suku Batak Guntar di Medsos

Berita tentang massa FPI yang berdemo di Deliserdang yang menuntut agar RM BPK (Babi Panggang Karo) ditutup, dengan cepat menyebar luas, khususnya di media sosial. Sontak muncul beragam status dan komentar serta meme-meme yang menyinggung prilaku FPI, apalagi hal ini terjadi pada RM BPK yang nota bene dimiliki oleh orang Karo.

Babi Panggang Karo Bagi Seorang Karo Muslim

Oleh: Syabila Ginting Azzahra   Kannn… ada aja kerjaan orang ini yaaa. Kini giliran kota kelahiranku, Medan, dibuat ribut ma FPI. Mereka minta usaha kuliner khas Suku Karo, BPK (Babi Panggang Karo) untuk ditutup. Beragam reaksi dan tentu saja penolakan pun muncul dari berbagai pihak, terutama dari Suku Karo.

Puluhan Ribu Warga Karo Siap Dikerahkan Lindungi Babi Panggang Karo

IMANUEL SITEPU. MEDAN. Bila Simsu Bukit mengatakan akan mengerahkan warga Suku Karo untuk menggeruduk (ngugur) Kantor Bupati Deliserdang, sedikit beda dengan yang dilontarkan oleh Ketua DPP Pemuda Merga Silima (PMS) Sumut, Paham Sebayang.

%d bloggers like this: