Kolom Ganggas Yusmoro: DISURUH MEMAKLUMI KINERJA DPR YANG JEBLOK? (Tiba-tiba Saya Kepingin Meludah)

Seorang Wakil Ketua Dewan , yang perutnya buncit, yang hidup makmur karena dibayar oleh keringat rakyat, ternyata tidak punya rasa, tidak punya hati, Bahkan sepertinya tidak punya rasa malu.┬áSeorang wakil rakyat, yang tidak punya moral, yang telah menciderai rasa keadilan, yang tidak mempunyai tanggung jawab sama sekali, semakin nyata bahwa rakyat ini hanya sebagai sapi… Continue reading Kolom Ganggas Yusmoro: DISURUH MEMAKLUMI KINERJA DPR YANG JEBLOK? (Tiba-tiba Saya Kepingin Meludah)

Kolom Andi Safiah: GANTI DPR

Jika mengacu pada UUD 45 maka DPR RI dan DPD RI punya posisi sekaligus kekuasaan yang besar lewat lembaga bernama MPR RI. Ini karena MPR RI punya kewenangan mengubah dan menetapkan UUD 45. Bahkan, dulu sebelum diamandemen, MPR RI punya kekuasaan untuk memberhentikan Presiden dan salah satu korban MPR RI adalah Gus Dur.

Kolom Eko Kuntadhi: OPOSAN NGAWUR, NYAWA RAKYAT DIKORBANKAN

Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian meminta kepada Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu Antiterorisme, mengingat pembahasan RUU Terorisme di DPR yang sudah berjalan 2 tahun nyaris tanpa kemajuan. Kini kemalasan anggota DPR menyelesaikan pekerjaan legislasinya membuat rakyat jadi korban.

Kolom Eko Kuntadhi: FADLI DAN FAHRI ‘JURKAM’ JOKOWI

HTI bubaaaaaarrrr jalan, grak!   Akhirnya pemerintah secara resmi membubarkan HTI, organisasi politik yang tujuannya mendirikan khilafah. HTI dibubarkan berdasarkan Perppu 2/2017 yang mengatur soal pembubaran Ormas. Pencabutan badan hukum itu dilakukan Menteri Hukum dan HAM, setelah sebelumnya Menkopolhukam melarang semua kegiatan HTI.

Kolom Asaaro Lahagu: Taktik Spin Jokowi Tekuk HTI dan Ormas Anti Pancasila Lainnya

Menarik melihat taktik Jokowi dalam menekuk HTI. Jokowi lebih dulu membiarkan opini berkembang di masyarakat yang menginginkan pembubaran Ormas ini. Ia berulang kali menghitung dan memetakan kekuatan HTI. Ternyata Ormas ini sudah mengakar kuat selama 20 tahun di Indonesia tanpa gangguan. Ormas ini sekarang sudah cukup kuat untuk bertarung di segala lini.

Kolom Eko Kuntadhi: MEMBENGKOKKAN INFORMASI

Seorang anggota DPR dari Fraksi PKS mencecar Menko Perekonomian Darmin Nasution soal utang Pemerintah RI yang mencapai Rp 3.650 Triliun. Utang itu sebetulnya akumulasi dari utang pemerintah terdahulu. Jadi, bukan hanya utang pada jaman Jokowi saja.

Kolom Eko Kuntadhi: MELECEHKAN BABI NGEPET

Sekarang ada dua kelompok yang mengaku pengurus ILUNI UI. Ada yang menolak usulan hak angket terhadap KPK. Ada yang mendukung DPR untuk terus mengobok-obok KPK dengan hak angketnya. Jadi sepertinya ada ILUNI UI garis putus-putus ada juga ILUNI UI garis lurus. Semoga nanti tidak ada lagi ILUNI UI polkadot.

Kolom Ganggas Yusmoro: KAPAN YA, RAKYAT MARAH SAMA DPR?

Sejak saya lahir setengah abad lebih yang lalu, sejak saya melek dan bicara soal bangsa dalam diskusi ketika sekolah atau saat nggedabrus di kedai kopi, saya rasanya belum pernah dengar ada wakil rakyat yang gagah berani membela rakyat. Belum pernah ada wakil rakyat yang mengembalikan duit tunjangan-tunjangan atau duit negara yang manfaatnya tidak ada sama… Continue reading Kolom Ganggas Yusmoro: KAPAN YA, RAKYAT MARAH SAMA DPR?

%d bloggers like this: