Kolom M.U. Ginting: PENDIDIKAN APA DARI FILM G30S/ PKI?

“Lihat konteksnya saja. Kalau konteksnya adalah pendidikan, itu tidak apa-apa. Tapi kalau konteksnya digoreng jadi isu politik, itu yang berlebihan,” kata Moeldoko mantan panglima TNI dalam menanggapi isu film Nobar G30S, ‘terobosan’ panglima Gatot, di merdeka com.

Kolom Bastanta P. Sembiring: ANTARA FILM DAN NAFSU POLITIK

Berkaitan dengan pemutaran film G30S yang belakangan santer terdengar ke permukaan, generasi sekarang harusnya sangat bersyukur karena, setelah Era Reformasi, tidak lagi harus menontonnya. Menurut saya, itu adalah salah satu film paling menakutkan dan paling menjijikkan.

Kolom Ganggas Yusmoro: BEBERAPA ANALISA NEKATNYA GN MEMUTAR FILM G30S

Memancing respon dari masyarakat tentang isu PKI untuk menjadi bahan pertimbangan sekaligus memetakan serta mengidentifikasi Zona Putih, abu-abu dan hitam. Mengukur tingkat kedewasaan serta kecerdasan masyarakat mengenai hal ihwaL PKI.

Kolom M.U. Ginting: MEMBONGKAR KUBURAN

Menarik mengikuti tingkat-tingkat perubahan dan perkembangan pikiran di kalangan orang-orang Indonesia terutama dari golongan ’kanan’ penentang golongan ’kiri’ (kanan dan kiri di sini saya maksudkan dalam pengertian ’klasik’ atau sudah ketinggalan jaman). Begitu runtuh Orba Soeharto, langsung muncul tuntutan penghapusan peraturan TAP MPRS XXV 1966. Ini tak jalan karena tak digubris oleh pemerintahan yang menggantikan Orba. Muncul… Continue reading Kolom M.U. Ginting: MEMBONGKAR KUBURAN

Gestok

Edi Sembiring (Jakarta)   Yang terjadi adalah Gerakan Kudeta 1 Oktober yang dilakukan Suharto terhadap Soekarno. Di tanggal 1 Oktober 1965, secara sepihak Suharto menunjuk dirinya sendiri sebagai Menpangad. Padahal di Halim Perdanakusumah, Presiden Sukarno sempat menunjuk Mayjen Pranoto Reksosamudro sebagai pengganti sementara Menpangad Yani.

%d bloggers like this: