Kolom Eko Kuntadhi: MENGULITI ANIES

Program unggulan Anies Baswedan yang disemburkan saat kampanye mulai dikuliti satu-satu. Sejak awal Anies bicara program-programnya emang isinya mirip bungkus chiki, tampilan doang yang besar. Isinya kebanyakan angin. Saat itu saya sudah yakin programnya bakal gak jalan. Wong isinya angin. Cuma ngomong sekebon.

Kolom M.U. Ginting: GUBERNUR ABA — Bertentang dengan Arus Transparansi Dunia

Gubernur DKI Jakata, Anies, sebenarnya bukan pilihan Rakyat Jakarta, tetapi pilihan ketika itu ialah ABA artinya Asal Bukan Ahok. Anies seperti dapat durian runtuh gratis. Siapa saja akan menang ketika itu karena prinsip ABA itu. Di dalam ABA terdapat fitnah, pembohongan dan hoax yang sangat massif serta mantap bagi sebagian publik Jakarta, tetapi mematikan bagi… Continue reading Kolom M.U. Ginting: GUBERNUR ABA — Bertentang dengan Arus Transparansi Dunia

Kolom Andi Safiah: LOGIKA JANJI POLITIK

Logika janji politik itu sebenarnya simple. Para kandidat berjanji pada pemilih mereka, bukan pada mereka yang tidak memilih mereka. Jika ada pemilih yang menagih janji pada mereka yang tidak pernah dia pilih, inilah yang sering saya sebut Salto.

Kolom Asaaro Lahagu: PEMBALASAN DENDAM ANIES — Hapus PBB Gratis di Jakarta

Mulai tahun 2020, tidak ada lagi PBB gratis di Jakarta. Rumah dan bangunan yang NJOP-nya di bawah Rp 1 miliar akan diwajibkan Anies untuk membayar PBB. Penggratisan PBB bagi lahan atau gedung dengan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) di bawah Rp 1 miliar hanya berlaku sampai 31 Desember 2019. Alasan Anies menghapus kebijakan Ahok tersebut… Continue reading Kolom Asaaro Lahagu: PEMBALASAN DENDAM ANIES — Hapus PBB Gratis di Jakarta

Kolom Eko Kuntadhi: KALAU DITERTAWAKAN, YA, DIBONGKAR LAGI

Putuskan dulu, kalau nanti ditertawakan orang, baru diubah lagi. Toh, anggaran banyak. Duitnya ada. Kira-kira begitulah filosofi kerja Pemda DKI sekarang.   Mulanya mereka membangun trotoar disertai dengan gelaran rumput. Kesannya memang Jakarta lebih asri. Tapi rupanya, mereka gak sadar bahwa di pinggir jalan banyak halte tempat orang menunggu bus. Jika di depan halte terbentang… Continue reading Kolom Eko Kuntadhi: KALAU DITERTAWAKAN, YA, DIBONGKAR LAGI

Kolom Andi Safiah: HEBATNYA SANG GUBERNUR

Indonesia bisa disebut negara terunik sepanjang sejarah peradaban manusia. Meski ada mega skandal penipuan umroh yang menimpa umat Allah, tapi mereka bisa santai seperti di pantai. Sementara mereka juga begitu panik ketika mendengar BBM naik 1.000 perak, dan harga telor yang seolah-olah tidak bisa dibeli.

Kolom Muhammad Nurdin: MERINDUKAN SOSOK PEMIMPIN YANG PEDULI

Cinta seorang ibu, bak karang di lautan. Kokoh, tegar, meski dihantam ombak. Tak bergeming melangkah, demi anak-anak tercinta. Itulah yang diperlihatkan oleh Yowi. Seorang ibu paruh baya. Yang berjuang memastikan masa depan anaknya. Anaknya tak diterima di sekolah negeri, padahal nilainya bagus dan layak. Ibu mana yang terima bila jerih payah sang anak dihargai ketidakberhasilan?

Kolom Eko Kuntahi: JAKARTA “MENSABOTASE” JOKOWI

Setelah ramai-ramai Pilkada di berbagai daerah, sepertinya kita harus kembali ke alam nyata. Warga Jakarta harus balik lagi memikirkan kotanya sekarang. Apa yang terjadi pada kota ini? Sejak terpilihnya Gubernur dan Wagub baru sepertinya Jakarta malah berantakan. Coba lihat pedagamg kaki lima yang sudah tertata kembali mengokupasi jalan.

%d bloggers like this: