Kolom M.U. Ginting: MENUNDA EKSEKUSI?

Hebat memang cara kerja orang-orang narkoba ini. Bahkan fabriknya pun di import seperti kasus ’Tanggerang Nine’ itu. Orang-orang yang sudah dijatuhi hukuman mati pun kalau masih hidup di tahanan tetap saja bekerja seperti biasa. Artinya, belum mengurangi kematian 40 – 50 orang anak-anak muda negeri ini yang mati tiap hari. Menunda-nunda eksekusi memang tak masuk akal!

Kolom M.U. Ginting: MENGEJEK HUKUMAN MATI NARKOBA

Jokowi di Eropah mempertahankan politik hukuman mati bagi pengedar narkoba, juga beberapa negara lainnya. Dalam pertemuan itu, soal narkoba di PBB New York kemarin, 2 pendapat bertentangan (liberalisasi narkoba dan larangan narkoba) tidak bisa ambil jalan tengah. Masih tetap dalam suasana ’status quo’. Yang liberal teruskan liberal atau mengembangkan ke arah yang istilahnya lebih ’manusiawi’,… Continue reading Kolom M.U. Ginting: MENGEJEK HUKUMAN MATI NARKOBA

Kolom M.U. Ginting: TAK ADA KERAGUAN

Budi Waseso (BW) menilai ada kepentingan asing ingin menghancurkan Indonesia terkait penyelundupan narkoba. Alasannya, ada pihak-pihak dari dalam yang diduga membiarkan narkoba dalam jumlah besar masuk ke Indonesia.

Kolom M.U. Ginting: Teruskan Hukuman Mati Pengedar Narkoba

Di penjara ternyata muncul mafia narkoba sudah sangat jelas bagi BNN setelah pergantian kepala BNN. Dulu, belum ada yang menegaskan ini. Dengan begitu, lebih meyakinkan lagi kalau bandar/ pengedar harus dihukum mati.

Kolom M.U. Ginting: SUDAH CANDU

Bagi orang yang sudah candu atau mabuk Narkoba, otaknya sudah tak lagi normal. Tak bisa membedakan baik atau jahat. Membunuh atau dibunuh, bunuh diri atau bunuh orang lain tak ada bedanya, anak-anak atau dewasa. Anak sendiri atau anak orang lain, apalagi hanya menelantarkan anak-anaknya.

Gertak Sambal Australia

Oleh: Daud S. Sitepu (Papua)   Gertak sambal, istilah jaman dulu yang masih sering kita gunakan. Setuju dengan pendapat Joni Hendra Tarigan bahwa apabila negara-negara lain melakukan embargo ke negara kita, kitapun bisa membalas embargo dengan tidak mau membeli barang-barang mereka dan melarang barang-barang mereka masuk ke Indonesia. Sikap tegas Presiden Jokowi harus kita  dukung.

Narkoba, Hukuman Mati dan Embargo

Oleh: Joni Hendra Tarigan (Pengalengan, Jabar)   Ketika gelombang pertama pelaksanaan hukuman terhadap terpidana pengedar Narkoba di Indonesia, mulai bermunculan protes dan ancaman yang dilayangkan oleh negara-negara yang warganya akan ditembak mati. Ancaman terdiri dari penarikan perwakilan diplomatik, pengkajian ulang terhadap kebijakan kerjasama di bidang sosial, politik dan ekonomi.  Protes dan ancaman disebarkan di media… Continue reading Narkoba, Hukuman Mati dan Embargo

Kolom M.U. Ginting: NARKOBA DAN NEGARA

PM Australia Tony Abbot telah menarik Dubesnya untuk ‘konsultasi’ sebagai protes atas dua warga Australia yang diekesekusi mati. Sebagai politikus, Abbot harus berbuat begitu untuk kepentingaan politiknya, walaupun ketika seorang warganya dieksekusi mati oleh Singapor, dutanya tak ditarik. Kali ini ditarik.

%d bloggers like this: