POLRES KARO SALURKAN BANTUAN KE PEDAGANG K-5 DAN WARUNG

BOBY HARYANTO | KABANJAHE (Kabupaten Karo) | Polres Tanah Karo menyalurkan Penyaluran Bantuan Tunai (BT) je Pedagang Kaki Lima dan Warung (PKLW) di Aula Purpur Sage Polres Tanah Karo [Senin 25/4: Pukul 10.00 WIB]. Hadir dalam acara itu Kapolres Tanah Karo (AKBP Ronny N. Sidabutar SH SIK MH), Kasdim 0205/ TK (Letkol Inf. Mucthar), Waka… Continue reading POLRES KARO SALURKAN BANTUAN KE PEDAGANG K-5 DAN WARUNG

2 Hari Jelang Lebaran: HARGA SAYUR MAYUR NORMAL

Laporan SERIULINA BERU KARO SEKALI dari Batam Hari ini [Selasa 12/6], cuaca di Kota Batam cerah. Dua hari menjelang lebaran Idul Fitri ini, harga sayur mayur di pasar tradisional Pasar Pagi Jodoh relatif normal. Tidak ada kenaikan yang berarti walaupun memang ada sedikit kenaikan seperti harga tomat dan kentang yang sedikit naik dari biasanya.

Kolom Eko Kuntadhi: JIKA JEMAAH JUMAT BANYAK TERTIDUR, INDONESIA MASIH AMAN

Seorang meneriakkan Allahuakbar, lalu menusuk polisi selepas Isya. Dua polisi yang baru saja sholat berjamaah terluka kena tusukan. Kita tentu bingung, bagaimana pekikan takbir yang memuji kebesaran Allah itu disebutkan sebelum melakukan kekejian?

Jelang Lebaran, Dinas Perdagangan Cegah Peredaran Makanan dan Minuman Kedaluarsa

NATALIE SEMBIRING. MEDAN. Pihak Dinas Perdagangan Medan terus melakukan pemantauan di sejumlah pusat perbelanjaan modern dan pasar tradisional. Tujuannya, memastikan makanan dan minuman yang beredar memenuhi persyaratan layak jual dan tidak kedaluarsa.

Kolom Darwono Tuan Guru: MENGAPA KETUPAT?

Cerita tentang ketupat, dalam wacana Jawa, ada tembang yang liriknya seakan serem tetapi sebetulnya bercerita tentang ketupat, yang dibelah. Mari kita renungkan lirik tembangnya: Paman-paman apa wartane ing ndalan, ing dalan akeh wong mati, dipun kani aya, tinigas pedhang ligan, ing jaja terusing gigir, akari raga, badan kari ngalinting.

Kolom Darwono Tuan Guru: MUDIK LEBARAN vs SILATURRAHMI FITRI

Sungguh apresiasi setinggi-tingginya bagi saudara-saudara kita yang begitu antusias berani menanggung resiko apapun, utamanya kemacetan, melakukan perjalanan silaturrahmi ke sanak famili di daerah asalnya. Ketika di sosial media ada pihak yang mencoba mengkonfrontasi sibuk perjalanan silaturrahmi dengan fokus ibadah di sepuluh hari terahir, penuls coba luruskan persepsi mereka.

%d bloggers like this: