Kolom M.U. Ginting: DIVIDE ET IMPERA MULAI DIINTENSIFKAN DARI PAPUA

“Percakapan yang mengandung unsur ujaran kebencian dan penyebaran berita bohong. Semisal mengenai bendera yang dibuang ke selokan. Hingga kabar bohong mengenai mahasiswa yang melakukan perlawanan. Ini yang dimaksud dengan ujaran kebencian dan hoaks ya,” kata¬†¬†Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim Cecep Susatya – merdeka[dot]com [Kamis 29/8]. Jelaslah dan bisa dipahami dengan tepat apa tujuan hoax…

Baca selengkapnya