Kolom Muhammad Riza: TASAWUF BENTENGI UMAT DARI PAHAM RADIKAL

Inti ajaran agama adalah kasih sayang. Maka dalam memahami agama Islam, ‎bukan hanya sekadar fikih dan tafsir atau ilmu alat saja, tapi juga memperdalam tasawuf dan berthariqah mu’tabaroh. Ini yang tidak ada dalam kelompok radikal. Maka penting bagi kita untuk thalabul ilmi, memperdalam ilmu agama, agar memperoleh ajaran Islam secara utuh yang penuh kasih sayang,… Continue reading Kolom Muhammad Riza: TASAWUF BENTENGI UMAT DARI PAHAM RADIKAL

Kolom Muhammad Riza: MERANGKUL CAK NUN

Cak Nun tidak pernah menyalahkan konsep khilafah versi HTI, walau ada kritiknya juga. Dia malah berusaha mereduksi pemahaman khilafah agar perlahan-lahan dapat diterima umat, seperti halnya saat dia mengatakan Pancasila merupakan bagian dari khilafah, NKRI bisa disebut sebagai khilafah, dan sebagainya.

Kolom Muhammad Riza: SASARAN MAKAR

Memang bisa dikategorikan sebagai kelompok radikal. Ada bukti indikasi makar pada doktrin jaringan politik Ikhwanul Muslimin (IM) di buku pegangan mereka yang berjudul “Perangkat-perangkat Tarbiyah Ikhwanul Muslimin” yang dituilis oleh Dr. Ali Abdul Halim dari Mesir, cetakan I dalam Bahasa Indonesia (terbitan tahun 1999: halaman 118-119) yaitu tentang “Manhaj dan Sikap Jamaah (IM) Terhadap Pemerintah”.

Kolom Muhammad Riza: KEMENANGAN

Sebagai Orang Minang dan keluarga masih banyak yang tinggal di Sumatera Barat, saya tahu persis suara Jokowi turun di Sumbar memang akibat HOAX dan PROPAGANDA. AS negara maju pun tak luput dari masalah hoax sehingga yang naik jadi presiden Donald Trump. Apalagi negara berkembang seperti Indonesia terutama di pedesaan masih banyak masyarakat tak pakai gadget.

Kolom Muhammad Riza: PERTARUNGAN 2 IDIOLOGI

Jika dicermati Pemilu/ Pilpres kali ini, memang pertarungan 2 ideologi. Doktrin mereka, kaum absolutisme adalah; “Indonesia ini WILAYAH PERANG (darul harbi)”. Sehingga ayat-ayat pun dipelintir, segala tipu daya dibolehkan. Segala kebengisan dibiarkan. Segala keculasan dan kelicikan dibebaskan.

Kolom Muhammad Riza: SEMUA AGAMA ADA RADIKALISNYA

Dukacita mendalam dan doa kepada keluarga korban teroris di New Zealand. Teroris model ISIS dan al-Qaeda bukan monopoli oknum satu agama. Yahudi, Nasrani, Hindu, dan Budha juga punya teroris maupun kaum radikal. Semua ini terinspirasi adi daya yang lakukan hegemoni ke negeri lain dengan kekerasan.

Kolom Muhammad Nurdin: MELERAI KONFLIK KAFIR vs NON-MUSLIM

Saat NU mengumumkan keputusan Munasnya perihal penghapusan istilah “kafir” untuk warga negara yang bukan Islam, banyak pihak yang tidak terima dan mengajukan argumen-argumen yang tidak proporsional. Misalnya, dengan menantang pihak NU atau yang pro dengan keputusan Munasnya, “Gak sekalian ganti surat AlKafirun dengan surat AlNonMuslim.”

Kolom Muhammad Riza: ISLAM ADALAH JALAN HIDUP (Bukan Gaya Hidup)

Biasanya berdampak ibarat mengalami pubertas agama. Misal, waktu ngajinya masih Fathul Qorib, keluar dari kamar mandi jinjit-jinjit, sarung diangkat ke atas betis karena takut najis. Pas sudah khatam Fathul Jawad, baru sadar kalau semua itu lebay dan melampaui batas.

Kolom Muhammad Riza: SUDAH BERANI TERHADAP NU

FPI sudah mulai kurangajar dan berani terhadap NU dengan modus memprovokasi massa dan membuat keributan di acara Harlah NU. Alhamdulillah, warga NU tidak terpancing upaya adu-domba mereka dan beruntung polisi segera turun tangan. Terima kasih dan salut kepada Kepolisian RI yang telah bertindak tegas terhadap kelompok radikal yang mengatasnamakan agama ini.

%d bloggers like this: