Kolom W. Wisnu Aji: MELAWAN TIRANI DI DEMAK — Rakyat Demak Bergerak

Serasa menemukan momentum terbaiknya, Rakyat Demak siap mengkonsolidasikan seluruh potensi kekuatan kerakyatan melawan pengaruh tirani dinasti di Demak. Konsolidasi berkumpulnya seluruh potensi kerakyatan melawan penjajahan “LONDO IRENG” yang selama ini dianggap telah menghambat kemajuan perubahan di Demak.

Kolom W. Wisnu Aji: NEW NORMAL — Menuju Rakyat Tangguh di Tengah Pandemi

NEW NORMAL kembali dibangkitkan narasinya setelah 2 minggu jelang lebaran disenyapkan demi strategi pencegahan Corona efek mudik. Strategi New Normal merupakan jalan tengah dari pertarungan mazhab antara mazhab protokol kesehatan versus mazhab ekonomi yang terasa jeritan rakyatnya.

Kolom W. Wisnu Aji: “MEMAKNAI SURGA” DI KLUB MALAM — Dialog Imaginer

Sarno : “Lho, dhe, mau ke mana, nich?” (sambil kelihatan bingung lihat rombongan emak-emak naik pick up) Pakdhe Karjo: “Mau ke klub malam too, lee.” (sambil ekspresi wajah semangat dengan senyum lebar) Sarno: “Lho, bawa emak-emak kok malah diajak ke klub malam, nich? Hayoo, pakdhe, mulai nakal dan genit, nich… Mau dugem yaa, pakdhe?” (Sambil… Continue reading Kolom W. Wisnu Aji: “MEMAKNAI SURGA” DI KLUB MALAM — Dialog Imaginer

Kolom W. Wisnu Aji*: POLITIK ITU CAIR — Tapi Bikin Bani Kadal Gurun Geregetan

Moment pertemuan antar elit kemarin bikin kita yakin bahwa dinamika politik itu cair karena tidak ada kawan abadi, yang ada kepentingan abadi. Namun, kondisi politik negeri ini yang semakin cair membuat bani kadal gurun semakin geregetan. Mereka kebingungan mencari tunggangan untuk memuluskan kepentingan mereka.

Kolom W. Wisnu Aji: SILENT MAJORITY vs BUZZER GABENER ANIES BASWEDAN

Tiba-tiba jagat media sosial digemparkan oleh ulah Gabener Jakarta yang menghamburkan anggaran. Patung seni bambu yang kayak orang sange alias mesum dengan anggaran Rp. 550 juta dibongkar. Ujung-ujungnya cuma jadi sampah. Warga net lewat kekuatan silent majority tanpa digerakkan mengumbar ekspresi kekesalannya di medsos yang bikin para buzzer Gabener Anies kebakaran jenggot.

Kolom W. Wisnu Aji: REFORMASI PUTIH ALA PAKDHE JOKOWI

Tanggal 17 April 2019 sebentar lagi. Pakdhe Jokowi mengumandangkan Rabu Putih saat di TPS. Momentum bagi generasi optimis bangsa menentukan pilihan untuk pemimpin pembawa energi perubahan. Pakdhe Jokowi telah meletakkan pondasi percepatan pembangunan bagi rakyatnya. Saatnya Reformasi Putih digaungkan untuk menyongsong indonesia maju berkeadilan.

Kolom W. Wisnu Aji: GENERASI OPTIMIS TIDAK LAGI MEMUNGGUNGI MASA DEPAN

Pemilu merupakan ekspresi merayakan demokrasi yang menggembirakan, momentum bagi rakyat untuk explorasi harapan dari para kandidat dengan didasari track record-nya. Pakdhe jokowi sudah bekerja memastikan kehadiran negara untuk rakyatnya lewat percepatan pembangunan infrastruktur Indonesia sentris. Pakdhe Jokowi seolah ingin membangkitkan energi semangat para generasi optimis bangsa bahwa sinyal Pakdhe Jokowi untuk memanggil seluruh potensi generasi optimis… Continue reading Kolom W. Wisnu Aji: GENERASI OPTIMIS TIDAK LAGI MEMUNGGUNGI MASA DEPAN

Kolom W. Wisnu Aji: JOKOWI YANG TERLAHIR DARI RAHIM RAKYAT

Telah terlahir pemimpin yang lahir dari rakyat jelata, tapi mampu menjadi pemimpin yang siap mengemban amanah reformasi. Mungkin Pakdhe Jokowi sadar beliau bukan siapa-siapa. Pakdhe Jokowi menyadari beliau hadir bukan dari budaya KKN negeri ini. Pakdhe Jokowi muncul bukan dari trah elit yang mengalir dalam dirinya. Pakdhe Jokowi hadir bukan dari sebuah kecelakaan politik.

Kolom W. Wisnu Aji: WASPADALAH, JANGAN BIARKAN CAPRES KAPITALIS BERKUASA 

Pertempuran dinamika jelang Pilpres berjalan cukup kencang. Muncul fenomena uang kardus dalam transaksi politik pada saat membangun koalisi. Kekuatan kardus dari pemilik modal (kapitalis) menjadi jurus pamungkas untuk mempengaruhi keputusan politik dalam penentuan Cawapres. Kardus telah menjadi kekuatan utama untuk ambisi berkuasa.

Kolom W. Wisnu Aji: MENDOBRAK REVOLUSI KEUMATAN BERSAMA KH MA’RUF AMIEN

Ketika KH Ma’ruf Amien diumumkan sebagai Cawapres Pakdhe Jokowi, pihak kawan maupun lawan politik Pakdhe Jokowi terhenyak mendengar kabar tersebut. Ada yang bilang blunder, ada yang bilang salah ambil keputusan bahkan tak sedikit mendukung keputusan tersebut demi meredam politik identitas bikin gaduh. Lalu, apa sebenarnya makna langkah skakmatt Pakdhe Jokowi?

%d bloggers like this: