Kolom Eko Kuntadhi: MENGAPA MEREKA MENYERANG GUS YAQUT?

Omongan Gus Yaqut tentang aturan speaker masjid terus digoreng. Menteri Agama mau diahokan. Kita tahu, Gus Menteri adalah mantan Ketua GP Ansor. Organisasi di bawah payung NU. Sedangkan NU adalah Ormas Islam terbesar di dunia. Kenapa Gus Yaqut diserang? Karena selama ini NU-lah yang paling ngotot membendung berbiaknya ideologi Islam transnasional.

Kolom Saqinah Mansur: NU ANGGAP HTI ORMAS TERLARANG

NU itu sudah sepakat dengan pemerintah, sama-sama menganggap HTI sebagai Ormas terlarang di NKRI. Sikap NU tertuang lewat Khittah NU 1984, bahwa NU memutuskan untuk menjaga Ukhuwah Islamiyah, Wathoniyah, Insaniyah, serta menerima NKRI berdasarkan UUD 1945.

Kolom Muhammad Riza: SUDAH BERANI TERHADAP NU

FPI sudah mulai kurangajar dan berani terhadap NU dengan modus memprovokasi massa dan membuat keributan di acara Harlah NU. Alhamdulillah, warga NU tidak terpancing upaya adu-domba mereka dan beruntung polisi segera turun tangan. Terima kasih dan salut kepada Kepolisian RI yang telah bertindak tegas terhadap kelompok radikal yang mengatasnamakan agama ini.

Kolom Boen Syafi’i: KITA SELALU BERSAMAMU, KYAI (Sirulo TV)

“Kyai Said harus meralat ucapanya,” kata Anwar Abbas (Sekjen MUI), merujuk kepada ucapan sang Ketua PBNU di Harlah Muslimat NU, bahwa: “Khatib dan Imam Masjid harus dari NU.” Namun, respon kuat pun langsung dilontarkan oleh Kyai yang tegas namun penuh humor itu. Kata beliau:

Kolom Muhammad Riza: NUSANTARA MENGAJI

Pemahaman agamanya para pengasong khilafah ex-HTI memang instan. Background mereka kebanyakan dari sekolah umum, tapi sotoy ilmu agama seperti umumnya kaum takfiri. Bandingkan pelajaran santri pada pesantren NU. Sejak kanak-kanak Ibtidaiyah ngaji kitab Aqidatul Awam satu paket dengan kitab fikih dasar Mabadi Fiqh, nahwunya Jurumiyah, sejarahnya Bidayatul Nihayah, akhlaknya kitab Akhlaqul Banain, terus Taklimu Muta’alim,… Continue reading Kolom Muhammad Riza: NUSANTARA MENGAJI

Kolom Eko Kuntadhi: HARI SANTRI DAN PARA PENDOMPLENG

Jan Ethes Srinarendra tampak ikut serta dengan Presiden Joko Widodo hadir dalam acara Hari Santri Nasional di area Benteng Vastenburg Solo [Sabtu 20/10]. Foto: Tribune Pekanbaru.

21-22 Oktober 1945 di Surabaya. Para kyai berkumpul membicarakan mengenai masa depan Indonesia. Saat itu, negara ini baru saja mendeklarasikan kemerdekaannya tapi pasukan asing masih ingin berkuasa. Rasa kebangsaan para kyai NU mencuat. Mereka tidak mau tinggal diam melihat NICA tetap bercokol di Indonesia.

Kolom Muhammad Riza: MENGAPA PKS SERANG ULAMA NU?

Coba kita lihat sejarahnya lagi. Dahulu, kerajaan Arab Saudi terbentuk karena dibantu penjajah Inggris, sebab sebelumnya Ibnu Saud dan pasukannya sudah 3 kali memberontak dari Kekhalifahan Turki Usmani namun gagal terus. Inggris tahu betul bahwa kerajaan baru Arab Saudi ini cocok dengan ajaran Islam yang dibawa oleh Muhammad bin Abdul Wahab atau dikenal dengan paham… Continue reading Kolom Muhammad Riza: MENGAPA PKS SERANG ULAMA NU?

Kolom Eko Kuntadhi: SERUAN KASIH SAYANG DI TENGAH SENGKETA

Siapakah contoh pemimpin yang dijadikan pujaan para kader PKS? Recep Tayeb Erdogan!   Bagaimana hubungan Erdogan dengan Israel? Boleh dibilang sangat mesra. Turki dan Israel sejak lama membangun hubungan diplomatik. Tentu banyak kerjasama diantara dua negara ini baik dari sisi perdagangan, politik dan kemiliteran. Tapi, bagi PKS, Erdogan tetaplah pemimpin pujaan mewakili umat Islam dunia.… Continue reading Kolom Eko Kuntadhi: SERUAN KASIH SAYANG DI TENGAH SENGKETA

%d bloggers like this: