Kolom Andi Safiah: MEMBUAT PANCASILA MASUK AKAL

Menurut saya, ideologi Pancasila hanya bisa masuk akal jika pengertian yang ada dalam angan-angan warga negaranya adalah negara terpisah secara tegas dengan Agama. Negara punya tugas utama mengurus warga negara, bukan mengurus angan-angan warga negara. Mau itu berbasis agama atau berbasis uka-uka sekalipun.

Kolom Muhammad Riza: MERANGKUL CAK NUN

Cak Nun tidak pernah menyalahkan konsep khilafah versi HTI, walau ada kritiknya juga. Dia malah berusaha mereduksi pemahaman khilafah agar perlahan-lahan dapat diterima umat, seperti halnya saat dia mengatakan Pancasila merupakan bagian dari khilafah, NKRI bisa disebut sebagai khilafah, dan sebagainya.

Kolom Ganggas Yusmoro: SELAMATKAN INDONESIA, SEKARANG! (Sirulo TV)

Kita yang saat ini bersama orang-orang baik seperti Jokowi adalah bagian sejarah. Kita semua sedang berjuang untuk Bumi Pertiwi, Tanah Tumpah Darah, untuk Bangsa dan Negara! Kita yang saat ini berjibaku siang malam bersuara lantang tentang Pancasila, tentang kebhinnekaan, tentang Persatuan dan Kesatuan, adalah bagian sejarah dari Republik ini agar Zamrut Khatulistiwa tetap bersinar. Tetap… Continue reading Kolom Ganggas Yusmoro: SELAMATKAN INDONESIA, SEKARANG! (Sirulo TV)

Kolom Andi Safiah: RAWATLAH KEMANUSIAAN

Demokrasi yang lahir dari proses Reformasi memang belum sempurna dan belum bisa memuaskan banyak orang. Tapi, jauh lebih baik menyaksikan presiden yang cengar-cengir, plonga-plongo daripada Presiden yang mukanya lebih galak dari babi ngepot. Atau presiden yang tersenyum tapi besoknya kamu hilang entah ke mana.

Kolom Ganggas Yusmoro: DI MANA HATI, MIKIRMU PAKAI APA?

Setelah Jokowi terpilih menjadi orang nomor satu, tentu saja harus mengemban amanah  di Negeri ini. Ada hal yang membuat miiris dalam berbangsa dan bernegara. Bagaimana tidak? Ketika kita semua harus menatap ke depan, issu tentang keluarga Jokowi, agama dan soal PKI sebelum Pilpres masih saja digaungkan. Bahkan semakin masif dan semakin merajalela.

Kolom Boen Syafi’i: KALAU MAU SYARIAT KHILAFAH TENTU BUNG KARNO SUDAH MENERAPKANNYA

“Bagaimana caranya HTI itu mengganti idiologis Pancasila?” kata Si Kamvret yang nyamar mencintai budaya bangsa sambil mengenakan blangkon. Weladalah, pertanyaan ini sama seperti pertanyaan seorang jomblo yang bertanya kepada temannya yang sudah beristri:¬†“Bagaimana istrimu ko perutnya bisa membuncit? Telah kamu apakan?”

Kolom Boen Syafi’i: MUSUH KITA ADALAH PERUSAK IDIOLOGI PANCASILA

Adem bila melihat dua kubu yang “berseteru” itu dipeluk oleh Sang Saka Merah Putih yang menempel di pundak Hanif sang juara pencak silat Asian Games 2018. Inilah Indonesia kita yang sebenarnya, saling menghormati di tengah perbedaan yang ada. Lha, terus, di Medsos kok masih eyel-eyelan dan gontok-gontokan, lho?

Kolom Maria F. Anmuni: HARI-HARI PANCASILA

Terbesit dalam angan ini, ketika Presiden pertama kita Ir. Soekarno berpidato. Jika ada yang menanyakan “wahai pemuda Indonesia berapa jumlahmu (?)”, kata Beliau, “jawab saja kami hanya satu”. Dengan patriotisme yang tinggi beliaupun memperkenalkan ideologi Pancasila di kancah internasional pada saat itu. Pacasila ideologi bangsa yang menyatukan kita Bangsa Indonesia dengan beragam Suku, Agama, Kebudayaan,… Continue reading Kolom Maria F. Anmuni: HARI-HARI PANCASILA

Kolom Arif A. Aji: NKRI MILIK RAKYAT INDONESIA

Saya Islam masih dikafir-kafirkan juga weeeww. Jangan begituuu. Islam ini agama yang cerdas dan bijak saling toleransi antar ummah, bagaimana mau mensyiarkan dakwah Islami jika sesama Islam saja aku masih dikafir-kafirkan. Sebener apa siihh ajaran Islam sesungguhnya?

%d bloggers like this: