Kolom Ganggas Yusmoro: MENGENANG NEK HINDUN PENDUKUNG AHOK YANG KONON MAYATNYA TIDAK DISHOLATI

Dalam usianya yang renta, Nek Hindun berjalan tertatih masuk kedalam bilik suara Pilkada DKI lalu di putaran pertama. Entah siapa yang menyuruh, pikiran dan hati seorang nenek Hindun sepertinya tahu betul nilai manusia yang utama adalah pada akhlak, perilaku, dan keteladanan sebagai seorang pemimpin. Siapapun itu. Meski dari golongan manapun. Kulitnya berwana coklat, gelap, atau… Continue reading Kolom Ganggas Yusmoro: MENGENANG NEK HINDUN PENDUKUNG AHOK YANG KONON MAYATNYA TIDAK DISHOLATI

Kolom Wijayanto Wisnu Aji: INDONESIA DARURAT KHILAFAH

Dampak pertempuran politik di Pilkada DKI tak terasa memunculkan api dalam sekam yang siap “membakar” rajutan kebangsaan kita. Pertempuran yang dibumbui dramatisasi menguatnya politik identitas telah memunculkan peta konflik baru di akar rumput. Strategi menonjolkan politisasi agama telah mampu ditunggangi kelompok radikal dalam mencapai tujuan.

Kolom Asaaro Lahagu: 7 Pertarungan Sengit Ahok Vs Anies pada Putaran Ke-2

  Untuk sementara, Ahok telah membungkam mulut besar lawan-lawannya. Kemenangan atas Pilkada DKI Jakarta dengan perolehan suara sekitar 43% sebagai bukti bahwa Ahok sulit ditekuk. Perihal Ahok sulit menang satu putaran, itu hal wajar mengingat ada 3 pasangan yang ikut berlaga.

Kolom Asaaro Lahagu: Sikap Sangat Tegar Ahok dan Aksi Sumpah 112

  Setelah menyaksikan debat final 102 dan aksi doa yang dibumbui sumpah 112, masyarakat Jakarta semakin yakin dan mantap dalam menentukan pilihannya. Publik Jakarta yang sudah waras, debat menjadi salah satu barometer untuk menentukan siapa pasangan yang paling layak memimpin Jakarta 5 tahun ke depan. Sementara aksi sumpah 112 berbau politik  terpaksa digoreng habis-habisan hingga… Continue reading Kolom Asaaro Lahagu: Sikap Sangat Tegar Ahok dan Aksi Sumpah 112

Kolom Telah Purba: TERZOLIMI

Sehubungan dengan situasi menjelang Pilkada DKI, agak ramai orang-orang berjualan serta membeli atribut partai dan lain-lainnya. Ada yang pesan baju kaos. Tentu saja bergambar calon-calon yang bertarung. Ada yang belanja symbol/ bendera. Ada yang pesan jaket juga. Namun ada suatu keganjilan di Pasar Senen, Jakarta.

Kolom Asaaro Lahagu: Ahok yang Mulai Bangkit Pasca Demonstrasi

Pasca terpuruk di dasar jurang, Ahok secara perlahan mulai bangkit. Sejak menyerempet Surat Al-Maidah akhir September 2016 lalu, Ahok diserang dari segala penjuru. Serangan Buni Yani, Habib Rizieg, Amin Rais, Munarman, Ahmad Dhani, Fadli Zon, Fahri Hamzah, SBY, Ratna Sarumpaet, MUI, ILC TV One, survei LSI Denny JA dan seterusnya datang bertubi-tubi bak Tsunami. Hasilnya… Continue reading Kolom Asaaro Lahagu: Ahok yang Mulai Bangkit Pasca Demonstrasi

Kolom Telah Purba: Soal Hati dan Ketidakadilan Dunia

Pesta demokrasi Pilkada DKI 2017 memang sungguh luar biasa… Bahkan sangat kejam sekali. Pesta yang belum berlangsung ini, sangat banyak melahirkan pertentangan bathin dan mengaduk perasaan sebagian besar warga DKI Jakarta dan daerah-daerah lain. Awal ramainya soal calon mencalonkan Gubernur DKI ini, dimulai gerilya beberapa nama yang berminat maju jadi Cagub; spt. Ahmad Dhani, Yusril IM, Lulung,… Continue reading Kolom Telah Purba: Soal Hati dan Ketidakadilan Dunia

Kolom Asaaro Lahagu: Mega-PDIP Resmi Dukung, Ahok-Djarot Naik Mercy, Lawannya Naik Kopaja-Metromini

Pasangan Cagub dan Cawagub Ahok-Djarot dipastikan akan didukung oleh PDIP. Dari bocoran internal PDIP, telah ada keputusan final untuk mendukung Ahok-Djarot. Itulah sebabnya sore ini [Senin 20/9] Hasto Kristyanto meminta Ahok agar mengosongkan jadwalnya. Sebelumnya Bendahara PDIP, Olly Dondokambe, telah berani mengatakan bahwa pasangan yang akan diusung PDIP akan mengarah kepada incumbent. Dari sinyal sangat… Continue reading Kolom Asaaro Lahagu: Mega-PDIP Resmi Dukung, Ahok-Djarot Naik Mercy, Lawannya Naik Kopaja-Metromini

Kolom Asaaro Lahagu: Gempa Ahok Goncang Jakarta, Amien Rais dan Rizal Ramli Siaga 1

Amin Rais dan Rizal Ramli saat ini dalam posisi Siaga 1. Dua orang ini dalam seminggu terakhir silih berganti menghajar Ahok.  Keduanya menyerang Ahok secara frontal dan membabi buta. Alasannya, mereka sangat terusik  gempa Ahok di DKI Jakarta. Walau Amin Rais tinggal di Yogyakarta, tetapi efek getaran gempa Ahok di Jakarta mengguncang dan meluluhlantahkan sanubarinya.

Kolom Asaaro Lahagu: 7 Alasan Mega Tunggu Detik Terakhir Dukung Ahok

Ketika Pilgub DKI kian panas membara, justru Mega adem-adem saja. Saya duga, sambil makan sate bebek, minum jamu jahe, Mega terus asyik nonton TV. Mega pasti susah facebookan, twitteran, whatsappan, googling, youtubing karena dia generasi radio dan TV hitam-putih dulunya. Jadi sekarang dia hanya bisa nonton TV sambil berayun di kursi malasnya plus dengarin sesekali… Continue reading Kolom Asaaro Lahagu: 7 Alasan Mega Tunggu Detik Terakhir Dukung Ahok

%d bloggers like this: