Kolom Asaaro Lahagu: Jokowi-Ahok itu Ganda Petarung Fadli, Fahri, Paham?

  Fadli Zon mengirim surat kepada Jokowi agar memberhentikan Ahok dari kursi Gubernur DKI. Ah, ternyata Fadli Zon juga tidak paham-paham langkah Pakde Jokowi. Apakah perlu dijelaskan agar anda paham Fadli? Begini Fadli, Ahok itu menjadi korban politisasi agama dengan tekanan demo 7 jutaan hitungan alai dan lebai.

Kolom Asaaro Lahagu: Gempa Ahok Goncang Jakarta, Amien Rais dan Rizal Ramli Siaga 1

Amin Rais dan Rizal Ramli saat ini dalam posisi Siaga 1. Dua orang ini dalam seminggu terakhir silih berganti menghajar Ahok.  Keduanya menyerang Ahok secara frontal dan membabi buta. Alasannya, mereka sangat terusik  gempa Ahok di DKI Jakarta. Walau Amin Rais tinggal di Yogyakarta, tetapi efek getaran gempa Ahok di Jakarta mengguncang dan meluluhlantahkan sanubarinya.

Kolom Asaaro Lahagu: Jokowi Pro-Rizal Ramli di Masela, Sudirman Said, Inpex dan Shell Telan Pil Pahit

Setelah skenario ‘tikus-tikus’ di Masela tersibak, akhirnya Jokowi dapat membuat keputusan paling tepat: kilang blok Masela harus dibangun di darat (onshore). Pengembangan blok Masela lewat skema darat, selain biayanya relatif lebih murah, juga akan memacu pembangunan wilayah Indonesia Timur khususnya tanah Maluku.

Kolom Asaaro Lahagu: Jokowi Sibak “Tikus” Blok Masela, Kepret Rizal Ramli, Sentil Sudirman Said

Kue lezat Blok Masela dengan investasi miliaran dollar amat menggoda. Blok gas ini digadang-gadang akan menjadi proyek gas terbesar di dunia. Nah, siapa pun yang kecipratan blok itu, dijamin berpesta-pora. Jokowi paham betul, karena lezatnya kue Blok Masela, banyak “tikus” sudah lama menyusup dengan beragam cara. Ibarat kebun, tikus-tikus itu sudah menggali lobang-lobang dalam-dalam, terkoneksi… Continue reading Kolom Asaaro Lahagu: Jokowi Sibak “Tikus” Blok Masela, Kepret Rizal Ramli, Sentil Sudirman Said

Kolom M.U. Ginting: Rizal Ramli Populer

Menko Rizal Ramli tak pernah bosan dan tak berhenti ngomong menyatakan mana yang benar dan yang salah menurut pendapatnya. Keberanian untuk menyatakan pendapat dan berani meletakkan di atas meja untuk diuji kebenaran dan keilmiahannya memang masih luar biasa, tetapi sekarang harus dijadikan soal biasa bagi bangsa ini.

Kolom M.U. Ginting: MENGATAKAN KEBENARAN!

“Di Jerman banyak orang cerdas, seperti Karl Marx, Mozart, Bethoven, dan filsuf-filsuf lain, kok bisa sebuah bangsa yang cerdas logis dan religius dikalahkan oleh seorang bernama Hittler. Bangsa kita juga begitu, banyak yang budinya halus, ngerti filsafat Jawa, religius tapi tidak berani menyatakan kebenaran dan akhirnya orang yang berkuasa adalah orang yang brengsek, mau jadi… Continue reading Kolom M.U. Ginting: MENGATAKAN KEBENARAN!

Kolom M.U. Ginting: Media/ Informasi Sepihak

“Tersingkir oleh mereka yang rakus,” kata Joni H. Tarigan, adalah satu kesimpulan yang selalu terjadi dalam dunia gelap-gelapan, dunia korupsi waktu sekarang ini. Maka bisa memang terjadi, kesimpulan salah yang diambil oleh publik, artinya tergantung dari info mana yang dominan yang diterima publik. Ini terutama bisa terjadi dan sering terjadi pada era lalu, dimana info… Continue reading Kolom M.U. Ginting: Media/ Informasi Sepihak

%d bloggers like this: