Kolom Asaaro Lahagu: JOKOWI LEBIH JANTAN DARI ERDOGAN

Sebagian masyarakat termasuk Fadli Zon, sangat terpukau oleh pernyataan dan manufer Erdogan, si Presiden Turki. Erdogan dengan pidato berapi-api dan menyala-nyala menggalang dukungan internasional termasuk negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim untuk menekan Israel yang sedang menggencet Hamas. Nyatanya, di baliknya manufer Erdogan itu ada kepalsuan. Turki dan Israel telah lama menjalin hubungan mesra.

AJUDAN BUNG KARNO, YANG MENARI BAWA REVOLVER ITU — Telah Berpulang

Oleh: EDI SEMBIRING Ni Luh Putu Sugianitri, mantan ajudan Paduka Jang Mulia Soekarno, telah berpulang. Bu Nitri wafat pada usia 72 tahun. Penyakit kista dan anemia telah lama dideritanya. Dialah satu-satunya Polwan yang tidak pernah naik pangkat. Selamanya hanya berpangkat brigadir. Tidak pernah dipecat, tidak pernah diberhentikan, dan tidak pernah menerima uang pensiun sampai akhir… Continue reading AJUDAN BUNG KARNO, YANG MENARI BAWA REVOLVER ITU — Telah Berpulang

Kolom M.U. Ginting: KELOLA NEGARA DENGAN TANPA TAKTIK BISNIS — Akibatnya Kekalahan Kennedy dan Soekarno

Trump adalah unpredictable. Semua setuju he he he . . Atau juga ‘the lightning rod’ for anti-globalism. Ini tidak semua setuju, karena sekarang ini berita atau informasi mana yang benar dan yang salah tidak bisa ditetapkan begitu saja, harus memihak. No Truth without taking part in politics. Artinya, memihak siapa dalam kontradiksi utama dunia itu.

Kolom Ganggas Yusmoro: INI TENTANG SOEKARNO, SOEHARTO DAN ORBA, NAK

Kalian tentu tahu siapa Soekarno, kan? Ya, beliau yang dalam sejarah hanya disebut sebagai Pembaca Teks Proklamasi bersama Bung Hatta, juga sebagai Presiden Pertama di Republik tercinta ini. Namun, apakah kalian tahu bahwa seorang Bung Karno keluar masuk penjara beberapa kali demi memperjuangkan Kemerdekaan Bangsa Indonesia?

Kolom Muhammad Nurdin: MELAWAN BANGSA SENDIRI

Merdeka dari penjajah, kata Bung Karno, merupakan perkara yang mudah. Lanjutnya, akan lebih sulit melawan bangsamu sendiri. Bung Karno menjadi saksi peristiwa berdarah di Tahun 1965. Banyak kepentingan bergumul di situ. Apapun itu, jutaan nyawa telah dihabisi. Selebihnya, banyak warga negera yang harus terkucilkan, terbuang di tanah tumpah darahnya sendiri.

Kolom Eko Kuntadhi: DERITA PROKLAMATOR DAN HADIRNYA SEORANG MULYONO

Lelaki itu terbaring sendirian. Kamarnya pengab dan bau. Ginjalnya sudah kronis. Obat-obatan yang selama ini menjadi penopangnya, telah dibuang oleh tentara. Dokter yang merawatnya seringkali menangis diam-diam. Hanya ada vitamin dan royal jelly yang boleh diberikan untuk pasiennya.

Kolom Lyana Lukito: MISTERI 21 JUNI JOKOWI TITISAN SOEKARNO

21 Juni Tahun 1970 Brazil menjuarai gelar Piala Dunia untuk ketiga kalinya, Ada juga 21 Juni 2006, dimana satelit baru Pluto ditemukan secara resmi dan dinamai Nix dan Hydra. Di Indonesia, tanggal 21 Juni memiliki relasi kuat pada 2 sosok tokoh populer namun beda zaman.

Kolom Ganggas Yusmoro: SEMUA TERBACA SANGAT JELAS

Jokowi meneruskan cita-cita Bung Karno. Akankah Prabowo mengikuti jejak sang ayahanda? Harus diakui bahwa Bung Karno bukan hanya sekedar pembaca Teks Proklamasi. Kisah dari perjuangan seorang Soekarno mau tidak mau harus diakui bahwa beliau adalah pejuang tangguh demi tegaknya sebuah negara yang bernama Indonesia.

Kolom Ganggas Yusmoro: KENAPA MANUSIA BUKAN MAKIN PINTAR MALAH MAKIN ANU?

Maksud Bung Karno itu kira-kira gini, lho.   Seperti halnya Patrialis, Zumi Zola dan Luthfi Hasan Ishak dan lainnya yang ketika dilantik tentu saja disumpah dengan memakai kitab suci. Lalu, ketika ketangkap KPK karena maling duit rakyat yang petani, tukang ojek, PKL, kuli bangunan dan profesi lainnya, apakah lalu mereka dianggap menistakan agama?

Catatan Soekarno di Tanah Karo dan Danau Toba Segera Difilmkan

ADINDA DINDA. MEDAN – Gubsu (Dr Erry Nuradi MSi) menyambut gembira rencana Persatuan Artis Film Indonsia (Parfi) Sumatera Utara membuat film tentang Catatan Soekarno di Tanah Karo dan Danau Toba. Menurut Gubsu, film dengan tema yang mengangkat sejarah sekaligus memperkenalkan berbagai kearifan lokal Sumatera Utara masih sangat langka dan perlu.

%d bloggers like this: