Kolom Asaaro Lahagu: TAKTIK TITO TIDAK TANGKAP RIZIEQ DI ARAB (Akirnya Jitu!)

Ketika Rizieq bermasalah di Arab, saya langsung ingat Kapolri Tito. Mengapa? Saat Rizieq kabur ke Arab dengan status tersangka dalam beberapa kasus, ia tidak memburunya. Ia membiarkan Rizieq kabur dan menikmati pelariannya di Tanah Arab.

Kolom Asaaro Lahagu: Rizieq Terjatuh, Tito Tekuk FPI dengan Elegan

    Tidak salah Jokowi memilih Tito sebagai Kapolri. Taktiknya dalam menghadapi FPI, sangat elegan dan mujarab. Tito tidak langsung membubarkan FPI. Ia juga tidak berperang frontal dengan FPI seperti Duterte di Filipina. Tito masih mau bertemu dengan pihak FPI dan berbicara dengan mereka. Tito masih menghargai FPI sebagai anak bangsa yang kurang waras dan… Continue reading Kolom Asaaro Lahagu: Rizieq Terjatuh, Tito Tekuk FPI dengan Elegan

Kolom Asaaro Lahagu: Taktik Jitu Kapolri Tito Tekuk Habib Rizieq

  Saya sebetulnya terus mengamati nasib Rizieq di era Kapolri Tito. Setelah menikmati masa kejayaan di era SBY sebagai ‘attack dog’nya aparat, kini di jaman Ahok-Jokowi merana. Saat Tito menjadi Kapolda Metro Jaya 2014, 21 anggota FPI termasuk Habib Novel ditangkap. Novel sendiri masuk penjara. Sejak saat itu kiprah FPI meredup dan mulai berkedip-kedip.

Kolom Asaaro Lahagu: Buni Yani, Estiningsih, Sidang Ahok dan Strategi Jokowi Merajut Negara

Kekalahan Buni Yani dalam pra-peradilan memiliki pesan kuat. Pertama, status facebooknya berbau SARA yang kemudian tersebar luas di sosial media menjadi tanggungjawab penuhnya. Ke dua, Buni Yani sah atau full menjadi tersangka. Ia secara resmi menjadi biang provokator isu SARA yang nyaris memporak-porandakan Indonesia.

Kolom Asaaro Lahagu: Menuju Pilpres 2019, Jokowi Lantik Tito Kapolri, Tunjuk Gories Mere Masuk Lingkar Istana

Kemarin dulu [Rabu 13/7], Jokowi melakukan konsolidasi strategis. Ia melantik Tito Karnavian menjadi Kapolri baru. Jelas, Tito adalah pilihan cerdas Jokowi. Ia menjungkirbalikkan dugaan banyak orang sebelumnya bahwa Budi Gunawan atau Budi Wasesolah yang akan menjadi Kapolri yang baru. Namun Jokowi berani mengabaikan tekanan PDIPnya Mega, setelah Golkar dan PAN merapat.

%d bloggers like this: