Kolom Eko Kuntadhi: JANGAN UNDANG RADIKALIS KELOLA NEGARA

Seorang lelaki diterima menjadi taruna TNI. Setelah lulus nanti, ia akan dibebankan tanggungjawab menjaga Indonesia. Menjaga bangsa ini dari segala rongrongan. Bukan hanya menjaga keutuhan terotorial saja. Yang juga lebih penting adalah memastikan bahwa ideologi Indonesia yang menghargai keragaman, pluralisme, saling menghargai tetap berdiri tegak.

TNI Laksanakan IPC Gema Bhakti 2018 Bersama USPACOM

ITA APULINA TARIGAN. JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan United State Pacific Command (USPACOM) melaksanakan Initial Planning Conference (IPC)/ Konferensi Perencanaan Awal Gema Bhakti 2018 yang berlangsung sejak kemarin dulu [Selasa 27/2] sampai besok [Jumat 2/3].

Harapan Besar Kontribusi Indonesia dalam Perdamaian Dunia

LORETA KAROSEKALI. LEBANON. “Kontribusi Indonesia dalam perdamaian dunia tidak terbantahkan dan memiliki sejarah panjang serta track record yang baik, sehingga dunia menaruh harapan yang besar terhadap komitmen serta kontribusi Indonesia,” demikian dikatakan Menlu RI (Retno L.P. Marsudi) saat berkunjung ke Markas Indonesia Battalion (Indobatt) UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Adchit Alqusayr, Lebanon… Continue reading Harapan Besar Kontribusi Indonesia dalam Perdamaian Dunia

Kontras Latih Warga Simalingkar A Tentang Paralegal

JEBTA B. SITEPU. MEDAN. Warga Simalingkar A (Kecamatan Pancurbatu) mengikuti pelatihan paralegal [Selasa 20/06] yang diberikan oleh  Kontras Sumut. Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 wib sampai dengan pukul 17.00 wib ini berjalan dengan lancar dan disambut penuh antusias oleh warga setempat.

Kolom Asaaro Lahagu: Rizieq, Mainan Asyik Jokowi-Tito-Mega Sampai Lebaran Kuda

    Untuk memahami Rizieq-FPI sebagai mainan asyik Jokowi-Tito-Mega, kita perlu menilik ke belakang sebentar. Sambil minum teh lemon anti kolesterol, kita lihat bagaimana Rizieq mengelembung dan berada pada puncak kesombongannya saat mencoba memaksakan kehendak atas Ahok dan Jokowi.

Kolom M.U. Ginting: TAK ADA KERAGUAN

Budi Waseso (BW) menilai ada kepentingan asing ingin menghancurkan Indonesia terkait penyelundupan narkoba. Alasannya, ada pihak-pihak dari dalam yang diduga membiarkan narkoba dalam jumlah besar masuk ke Indonesia.

Tabrak Inova, TNI Gadungan Medate Digudam Massa

IMANUEL SITEPU. MEDAN. Sok anggar jago karena memakai baju loreng, Ramlan (23) warga Rantau Prapat (Kabupaten Labuhan Batu) kena batunya. Pria yang masih belia ini diduga sengaja menabrakkan sepeda motornya ke bagian belakang mobil Kijang Inova BK 1701 QP yang dikemudikan oleh Swandy (53) warga Gg Dahlia, Dusun 4, Kelurahan Suka Makmur (Kecamatan Delitua).

Kolom Benny Surbakti: PEGAWAI JUGA MANUSIA

Banyak sekali keluhan masyarakat perihal kinerja aparatur negara yang dianggap tidak memberikan pelayanan yang baik. Masyarakat sangat kecewa akan kinerja aparatur negara, sehingga dicanangkanlah program revolusi mental dengan harapan merubah pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set) aparatur negara. Tapi, apakah mindset dan culture set aparatur negara akan berubah hanya dengan slogan-slogan dan teriakan-teriakan?

Kolom M.U. Ginting: UU Narkoba di Swedia

“Yang dihukum mati bukan hanya pengedar, tetapi juga yang memproduksi,” kata Daud S. Sitepu (Papua). Betul sekali, tukang fabrik narkoba sebagai sumbernya harus juga tak boleh luput dari hukuman mati, seperti pengedar dan agen penjualan, dan penyelundup narkoba. 

%d bloggers like this: