Kolom Eko Kuntadhi: CONGOR vs RASIONALITAS

Setiap ada perubahan drastis, kita kaget. Lalu pelan-pelan menyesuaikan diri. Dan akhirnya terbiasa. Hari ini Jakarta mirip kota mati. Jalanan kosong. Orang malas ke luar rumah. Dan Medsos lebih ramai dari biasanya. Kita kaget, penambahan pasien positif terus merangkak. Kita kaget berita duka berseliweran setiap hari. Kita kaget dihantam badai virus yang menggila. Kaget adalah… Continue reading Kolom Eko Kuntadhi: CONGOR vs RASIONALITAS

Kolom Boen Syafi’i: SIMPAN SAJA TARINGMU ITU, MAD

Pancasila lahir dari kesepakatan bersama. Bahkan butir-butir di dalamnya sudah dikonsultasikan secara hati-hati dengan para sesepuh guru bangsa, termasuk di dalamnya ada Kyai, Pastur, Pendeta, tokoh penganut Kepercayaan dan lain-lain. Dahsyatnya lagi, Bung Karno saat berpidato di sidang tahunan PBB pernah berkata:

Kolom Eko Kuntadhi: UMAT SOK AKSI!

Tapi inilah Indonesia masa kini. Negeri dengan sejuta aksi. Ketika Ahok dianggap menghina agama Islam, mereka menggelar aksi beramai-ramai. Berjilid-jilid seperti sinetron Cinta Fitri. Ketika Somad kedapatan menyingung Umat Kristen, eh, mereka juga sibuk menggelar aksi. Aksi bela-belaan.

Kolom Boen Syafi’i: DULSOMAD MENAMBAH ANTI PATI TERHADAP ISLAM

“Saya tidak perlu minta maaf, karena saya hanya sampaikan ajaran agama saya,” klarifikasi sombong atas pelecehan simbol agama lain, dari si Dulsomad saat di MUI. Jadi bertinyi-tinyi, apakah agama yang saya anut selama ini mengajarkan untuk melecehkan agama lainnya? Benarkah seperti itu, Ferguso?

Kolom Boen Syafi’i: SEMOGA SI DUL SOMAD MURTAD

“Tiada satupun daun yang jatuh, tanpa seizin dariNya” Jika dijabarkan lebih luas, maka tiada satupun kejadian yang menimpa manusia tanpa seizin dari Sang Tuhan. Apa yang terjadi saat ini boleh jadi adalah hasil dari perbuatan kita di masa lalu dan apa yang terjadi di masa lalu boleh jadi adalah hasil dari perbuatan di masa lalunya… Continue reading Kolom Boen Syafi’i: SEMOGA SI DUL SOMAD MURTAD

Kolom Arif A. Aji: MENTAL PECUNDANG

Seorang ustadz yang notabene adalah panutan umat harus bisa mencerminkan akhlak atau perilaku yang benar-benar menunjukkan kearifan ilmu dan kebijaksanaan dalam keputusan. Akhlaq adalah bahasa mentalitas manusia yang dinaungi aura etika dan moralitas.

Kolom Asaaro Lahagu: ANALISIS KENAPA ABDUL SOMAD SANGAT MEMBENCI SALIB

Penghinaan Abdul Somad terhadap salib, simbol Agama Kristen, memberi pesan jelas. Abdul Somad sebetulnya sangat membenci agama Kristen. Ia sangat alergi terhadap Agama Kristen, termasuk simbol-simbolnya sekaligus para penganutnya. Kebencian luar biasa Abdul Somad (AS) tercermin dari pernyataannya bahwa di dalam salib, ada jin kafir.

Kolom Andi Safiah: PENISTAAN DAN PENODAAN AGAMA

Pasal penistaan dan penodaan agama di Indonesia hanya berlaku untuk kalangan di luar jaringan Islam politis. Islam KTP tetap bisa masuk penjara dengan tuduhan penistaan. Atau paling tidak dipaksa untuk mengucapkan dua kalimat sakti agar masalah hukumnya bisa diorder ringan.

Kolom Arif A. Aji: AGAMA ANIMISME

“Karena di salib ada jin kafir. Dari mana datangnya jin kafir itu? Dari patung yang di belakangnya…..” Aku sebenarnya tidak menyangka kalau kalimat itu keluar dari bibir seorang penceramah yang notabene banyak pengikutnya. Bagaimana tidak? Begini…….

%d bloggers like this: