Kolom Andi Safiah: UNTUK MENJADI PARTAI MASA DEPAN

PSI membawa dua pesan utama. Pertama, PSI adalah partai yang anti korupsi, ke dua PSI adalah partai yang anti intoleransi. Jika dua pesan utama ini dikelola dalam bingkai demokrasi subtansial, maka PSI akan menjadi motor penggerak baru dalam arena demokrasi Indonesia.

Kolom W. Wisnu Aji: Fahri Hamzah Mundur,Tradisi Politik Caci Maki ala PKS Akan Sirna

Sepekan terakhir ini semakin kencang desakan Fahri Hamzah agar mundur dari jabatannya, terutama hembusan kencang datang dari internal PKS sendiri. Fahri Hamzah memang dianggap publik sebagai tokoh oposisi yang paling keras dan cenderung mencaci maki ketika mengkritisi pemerintah Jokowi. Maka, ketika desakan publik agar Fahri Hamzah mundur terealisi, akan mengurangi beban PKS yang dipersepsikan dengan… Continue reading Kolom W. Wisnu Aji: Fahri Hamzah Mundur,Tradisi Politik Caci Maki ala PKS Akan Sirna

Kolom Joni H. Tarigan: Anggota Dewan

Menurut saya sebenarnya ini adalah karena ULAH KPK yang berusaha jujur menjalankan kewajibannya memberantas KORUPSI. Sehingga DPR tidak bisa lagi leluasa bermain dengan Anggaran. Selama ini, bisa jadi dana Rp. 20 Miliar itu sebenarnya sudah mereka terima dengan cara bermain dengan anggaran. Inilah yang kemudian banyak menjerat anggota dewan dan pejabat politik.

Jadi Panwas Pilkada Kecamatan di Kabupaten Karo?

B. KURNIA PARGAULAN P. KABANJAHE. Panwas Pilkada Kabupaten Karo telah terbentuk dan telah pula dilantik di Medan seminggu lalu [Kamis 30/4] oleh Panwas Sumut. Demikian disampaikan oleh Ir. Sukahati Sinuraya kepada sejumlah wartawan di Kantor Panwas Pilkada Karo Jl. Veteran Gg. Bakti 14A (Kabanjahe) [Kamis 7/5].

Kolom M.U. Ginting: PUAN (Ngayak Labang Dua)

Kayaknya ada sedikit kucing-kucingannya di sini; antara Puan, Jokowi-JK dan Mega. Puan dinonaktifkan dari PDIP oleh Mega, tetapi kedudukannya di partai tak boleh diganti oleh orang lain. Jokowi-JK ‘cuek’ katanya. Kecuekan ini tentu menguntungkan Puan. Dia tak perlu kena peraturan Jokowi-JK keluar dari eksekutif.

Mahasiswa Karo diantara Intelektualitas dan Pilkada (2)

Oleh: Salmen Kembaren (Sosiolog)   Pertanyaannya adalah, apakah mereka paham tanggung jawab moral intelektual mereka? Apakah mereka telah memiliki kepentingan politis? Apakah mereka sudah begitu apatis terhadap kebijakan publik dan aktivitas politik?

Mahasiswa Karo diantara Intelektualitas dan Pilkada (1)

Oleh: Salmen Kembaren (Sosiolog)   Pilkada Kabupaten Karo Tahun 2015 mulai terasa panas. Beberapa nama bakal calon (Balon) mulai bermunculan, namun belum ada yang mendeklarasikannya secara resmi. Tampaknya lobi-lobi sedang terjadi dengan situasi yang ada. Mahasiswa Karo sebagai benteng terakhir kaum intelektual seharusnya juga tidak boleh kalah panas dengan suasana ini.

Keras Melawan Korupsi

  Oleh: Daud S. Sitepu (Papua)   Tanda tanya bagi rakyat, DPRD DKI itu lebih banyak sibuk urus harga diri dari pada urus rakyat DKI. Sekarang, tidak fokus pada apa yang sedang diperjuangkan. Hak angket, hak interpelasi, lapor Bareskim, panggil istri Ahok, entah apa lagi. Sementara itu polisi sudah bergerak maju menelusuri pengadaan UPS sebesar… Continue reading Keras Melawan Korupsi

Sekwan dan DPRD Karo Akan Dilapor ke Tipikor

NGGUNTUR PURBA. KABANJAHE. Permasalahan beberapa aset inventaris DPRD Kabupaten Karo Periode 2009-2014 semakin memuncak. Setelah ditelusuri, minimnya logika penjelasan oknum ex-pimpinan DPRD Kabupaten Karo dan Sekwan semakin menguatkan adanya persengkokolan bermuatan ‘korupsi’.

%d bloggers like this: