Kolom Ita Apulina Tarigan: KRISIS

Salah satu kegiatan pagi sembari siap-siap berangkat kerja adalah mendengarkan radio. Siaran pagi di stasiun kesayangan itu bernama Business Matters.

Kolom Ita Apulina Tarigan: PELECEHAN SEXUAL DAN KEKUASAAN

Pelecehan sexual tidak sekedar terkait nafsu belaka, tetapi erat kaitannya dengan kuasa. Mengapa banyak terjadi pelecehan di lembaga agama, kampus, dan sekolah? Para pemuka agama, dosen, dan guru yang melakukan pelecehan memanfaatkan relasi yang tidak seimbang dengan manipulatif.

Kolom Ita Apulina Tarigan: EDISI TERAKHIR TABLOID BOLA

Beberapa hari ini saya ikuti proses cetak edisi terakhir Tabloid Bola. Tadi malam adalah finalisasinya. Tak sadar airmata menetes. Sama seperti majalah Hai, Bola juga adalah yang menemani masa remaja saya. Selalu saya ingat Gary Lineker, para pemain Liverpool dan Sugar Ray Leonard yang posternya nampang di kamar saya, bersebelahan dengan Sepultura, Metallica dan New… Continue reading Kolom Ita Apulina Tarigan: EDISI TERAKHIR TABLOID BOLA

Kolom Ita Apulina Tarigan: SAYANGI PRESIDEN KITA

Presiden Joko Widodo memutuskan bertolak ke Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, untuk meninjau langsung daerah terdampak gempa dan tsunami. Foto: PresidenRi.go.id

Sekali ini saya berdoa buat Pak Jokowi, supaya kuat dan tabah menyelesaikan gempa di Sulawesi Tengah. Hati tidak tahan melihat video-video beringas marah di medsos.

Kolom Ita Apulina Tarigan: TAU-TAUAN

Kalau saya tidak paham saya bilang: “Tidak tahu.” Misalnya, ada yang bertanya: “Acara perkawinan Batak itu seperti apa, ya?” Saya akan jawab, saya tidak tahu, karena memang sok tahu budaya orang lain itu tidak baik (Saya orang Karo, bukan orang Batak).

Kolom Ita Apulina Tarigan: BISIKAN MULTATULI

Barusan saya ke toko buku, niatnya mau beli refill ballpoint. Tidak afdol rasanya ke toko buku tanpa berkeliling. Deretan buka Pramudya dengan cover cemerlang menyambutku di lorong. Saya berkata dalam hati: “Aih, penderitaan Pram kini menjadi fancy.”

Kolom Ita Apulina Tarigan: WALIKOTA MEMBELA DIRI SOAL JALAN RUSAK

Adalah kubaca ngelesnya Yang Mulia Bapak Walikota Medan soal jalan-jalan berlubang di Kota Medan. Kira-kira gini bahasanya: “Jalan-jalan itu bukan urusan Pemkot. Ada urusan provinsi, urusan pemerintah pusat, urusan hantu belau (karena tak ingat kali aku instansi apa saja disebutnya).

Kolom Ita Apulina Tarigan: ANTARA CATALONIA DENGAN KARO BUKAN BATAK

Busana Karo dalam sebuah festival fashion show pakaian daerah Indonesia.

Beberapa hari ini saya ikuti diskusi mengenai perjuangan Catalonia agar merdeka dari Spanyol. Ada beberapa fakta menarik yang saya temukan dari debat-debat mereka itu.

%d bloggers like this: