Kolom Seriulina Karosekali: KACANG PANJANG LA SURUNG — SiruloTV

Pagi ini, aku ke ladang kesayanganku setelah 11 hari tidak aku jenguk karena aku membawa saudara berobat untuk dirawat di sebuah rumah sakit. Ingin menangis rasanya melihat keadaan ladang yang terasa begitu cepat pertumbuhan rumputnya dan hasil tanaman yang terbuang tidak dipanen.

Kolom Seriulina Karosekali: PENGHUNI INDONESIA MEMANG ANEH

Undang-undang ITE yang perlu diubah atau moral orang-orang Indonesia yang harus dirombak total? Atau pemerintahan yang harus makin teliti memakai hati nurani menerapkan peraturan perundang-undangan. Bingung jadinya dengan negaraku yang indah, subur tapi penuh dengan orang-orang setengah gila ini. Mending kalau gilanya full.

Kolom Seriulina Karosekali: SAUDARA SEDARAH

Walau akhirnya ibu negara Indonesia yang ke-6 menghembuskan nafas terakhirnya setelah tidak dapat melewati masa kritis yang terakhir. Proses demi proses telah beliau jalani. Takdir sudah ditentukan hanya sampai hari ini. Dari kasus ibu Ani diri saya sendiri mengingatkan sungguh saudara kandung/sedarah tidak akan dapat digantikan dengan siapapun.

Kolom Seriulina: KEBAHAGIAAN SEMPURNA ITU ADA DI TOLERANSI

Hari ini ketemu lagi video. Tidak tau masalah sebenarnya apa. Tapi, seperti terlihat dari obrolan debat mereka di satu kompleks pemukiman, ada yang komplain dengan tetangga yang katanya mencemarkan dengan B2 .Taukan B2 itu apa? Hehehe. Sentimen apa itu, coba? Apa sich yang diajarkan dan apa yang dia pelajari tentang makhluk sosial?

Kolom Seriulina Karosekali : BERUBAH? JANGAN TUNGGU BULAN APRIL

Barusan ada teman yang membagikan tulisan seseorang di FB. Sebagai orang yang hobby bermedsos ria, saya pun membaca tulisan itu. Dari kalimat pertama sich seolah pemberitaan keterlambatan salah satu ekspedisi mengirim barang karena pesawat terbang tidak lagi mau mengangkut cargo.

Kolom Seriulina Karo Sekali: SETELAH 6 PRESIDEN, KINI DIBANGUN JALAN KE LAJA SIMALEM

Foto di ataslah yang membuat saya semakin yakin pilih dia sekali lagi menjadi Bapak Negara kita. Kenapa? Saya ini bukan siapa-siapa. Bukan pengusaha apalagi yang kong kali kong dengan petugas pajak dan Depnaker untuk menghindari pajak dan kewajiban terkait karyawan sebisa mungkin. Bukan pula politikus, apalagi yang lebih mementingkan keperluan partai, golongan, dan pribadi.

Kolom Seriulina Karosekali: REMBANG TENGAH

Penulis (duduk di depan nomor 2 dari kiri) bersama teman-teman sejawat.

Malam ini, ketika mata sulit dipejamkan, saya merenung dalam hati: “Apakah toleransi dan saling menghargai begitu susahnya dilakukan di negeriku yang tercinta ini?” Saya tidak tahu apa masalah sebenarnya dengan berita yang saya dengar, ketika jemaat salah satu gereja GBI Filadelfia di daerah Martubung (Medan) digeruduk sekelompok orang.

Kolom Seriulina Karo Sekali: PILIH BENTUK SESUAI POLA DASAR

Pagi ini, ketika cari-cari pola baju di fb, saya melihat 2 berita yang menyedot perhatian. Pertama, tidak diperbolehkannya sebuah kayu bentuk salib dipasang di atas pusara seseorang di salah satu pemakaman di DIY. Juga tidak diperbolehkannya menggelar doa bersama di rumah yang meninggal. Ke dua, video yang juga katanya viral. Sesorang yang kelihatan seperti sedang… Continue reading Kolom Seriulina Karo Sekali: PILIH BENTUK SESUAI POLA DASAR

%d bloggers like this: