Kolom Eko Kuntadhi: MUNARMAN MEMBAWA FPI KE SURIAH!

Mulanya pada 24 Januari 2015. Saat itu FPI Makassar menggelar seminar mengenai khilafah. Acara berlangsung di Kantor FPI Makassar. Munarman hadir sebagai pembicara. Pembicara lainnya adalah Fauzan Ansari dan Basri. Sehabis seminar peserta dibaiat untuk setia kepada Abu Bakar Albagdadhi, khilafah dari Islamic State di Suriah dan Irak. Selain Munarman, dua pembicara lain kini sudah… Continue reading Kolom Eko Kuntadhi: MUNARMAN MEMBAWA FPI KE SURIAH!

Kolom Eko Kuntadhi: JANGAN LUPA — Rizieq Pernah Terang-terangan Mendukung IS

Minggu ini dua kejadian memilukan melanda Indonesia. Aksi gila. Pertama di Makassar oleh sepasang pengantin baru. Kedua baru saja terjadi di Mabes Polri. Pelakunya masih muda. Kelahiran 1995. Yang di Makassar malah baru nikah 6 bulan. Istrinya sedang mengandung 4 bulan ikut tewas dengan tubuh berantakan. Yang di Mabes Polri perempuan juga. Drop out kuliah.… Continue reading Kolom Eko Kuntadhi: JANGAN LUPA — Rizieq Pernah Terang-terangan Mendukung IS

Kolom Eko Kuntadhi: KITA MEMBIAYAI PARA TERORIS

Ada yang menarik. Polisi baru saja menemukan fakta bahwa gerombolan teroris Jemaah Islamiyah dibiayai dari berbagai kotak amal yang tersebar di Mini Market dan berbagai toko Sembako di Indonesia. Ironis. Mereka hadir untuk membunuhi rakyat. Tapi minta sumbangan dari masyarakat.

Kolom Muhammad Riza: SEMUA AGAMA ADA RADIKALISNYA

Dukacita mendalam dan doa kepada keluarga korban teroris di New Zealand. Teroris model ISIS dan al-Qaeda bukan monopoli oknum satu agama. Yahudi, Nasrani, Hindu, dan Budha juga punya teroris maupun kaum radikal. Semua ini terinspirasi adi daya yang lakukan hegemoni ke negeri lain dengan kekerasan.

Kolom Boen Syafi’i: KEJADIAN DI SIBOLGA TIDAK BISA DIREMEHKAN

Terlalu mengentengkan. Ya terlalu mengentengkan sebenarnya, jika menyebut aksi terorisme di Kota Sibolga itu tidak ada kaitanya dengan Pilpres yang akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang. Nyatanya, bila ditelusuri lebih jauh, gerombolan teroris biadab Abu Hamzah ini apa untungnya jika bersembunyi ataupun membuat ulah di kota kecil yang hanya terdiri dari 4 kecamatan. Fasilitas milik asing… Continue reading Kolom Boen Syafi’i: KEJADIAN DI SIBOLGA TIDAK BISA DIREMEHKAN

Kolom Eko Kuntadhi: 2 WAJAH PENANGANAN TERORIS

Dulu setelah polisi menangkap gerombolan teroris, berita disebar besar-besaran. Bahkan ada sebuah penangkapan yang disiarkan langsung oleh stasiun TV. Para petugas berlarian membawa senjata. Mengepung sebuah rumah. Dar, der, dor! Mirip film bioskop. Gunanya untuk menciptakan rasa aman masyarakat. Tuh, lihat petugas kita gak takut. Teroris berhasil diringkus atau dikalahkan.

Upaya Kontraterorisme Global Abaikan Asal-Mula Teroris

Credit: Orb Media Photo Identification: Joko Tri Harmanto, Solo, Central Java, Indonesia Extended Caption: Joko Tri Harmanto helped build the bomb that killed 202 people in Bali in 2002. He has since rejected violence, except in self-defense. Today, he is helping deter others, including his neighbor, Wasiran, from joining violent groups.

RANDALL LAZUARY. WASHINGTON — Laporan Orb Media Inc. yang baru dan analisis data memaparkan kenaikan jumlah negara yang terimbas terorisme, lonjakan sikap publik yang menerima kekerasan dengan sasaran warga. Namun, pengetahuan mumpuni tentang cara mencegah orang-orang terlibat terorisme, masih agak terbatas.

Kolom M.U. Ginting: MANUSIA TERKUTUK UNTUK SELAMA-LAMANYA (2)

Soal Terorisme Dalam rangka menghadapi terorisme di Indonesia, RUU Perubahan tentang UU terorisme pada pokoknya sudah terselesaikan karena semua halangan sudah teratasi. Kesepakatan antara pemerintah dan DPR sudah tercapai walaupun sudah sempat berlarut-larut selama bertahun-tahun.

Kolom M.U. Ginting: MANUSIA TERKUTUK UNTUK SELAMA-LAMANYA (1)

Kutukan ini adalah karena penyakit kanker yang sudah lama meluas di dunia tetapi belum terobati karena manusia menolak mengakui adanya kanker itu. Penolakan untuk mengakui hakekat (esensi) berbagai persoalan utama dalam perkembangan kemanusiaan, itulah kankernya.

%d bloggers like this: