Kolom Boen Syafi’i: TUHAN YANG NARSIS DAN NGAMUKAN

Terlepas Tuhan itu hasil halusinasi manusia atau benar benar ada. Bisa dianalogikan bahwa Tuhan itu seperti orangtua kita yang memberikan kasih sayang tanpa batas kepada anak anaknya (meskipun gak semua).

Kolom Boen Syafi’i: SOK TAU DEMO 98 — Dulu Masih Bentuk Pejuh

Jokowi memang bukan manusia sempurna. Dia memiliki banyak kekurangan dan sering melakukan kesalahan. Apakah lantas itu yang menyimpulkan dia pemimpin gagal? Apakah karena kritikan pendukungnya sendiri, kalian menyimpulkan pendukungnya ingin seperti yang kalian inginkan?

Kolom Boen Syafi’i: NEGO HARGA KOPI DENGAN TUHAN

Jadi ceritanya, selama saya rehat dari FB itu saya ketemu langsung sama Tuhan. Kejadiannya pas saya lagi duduk di halte bus, terus tiba-tiba saja diajak oleh dua orang tinggi besar, berambut gondrong, dengan kumis melengkung ala celurit Madura, bersayap dan pakai rok pendek berwarna putih sambil memegang tongkat.

Kolom Boen Syafi’i: SUKU YANG TEGAS DAN LUGAS

Dalam sebuah dengar pendapat bersama DPRD Kaltim, seorang tetua adat Suku Dayak dengan tegas mengatakan mereka saat ini sudah ada di Jakarta mencari keberadaan Edy Mulyadi. Dia jadi buronan utama warga Kalimantan.Tegas, itulah kesan yang bisa kita ambil dari saudara kita Suku Dayak.

Kolom Boen Syafi’i: MODERAT RADIKAL TERTUNDA — Masih Tentang Sesajen

Sebaiknya penendang sesajen dimaafkan saja. Kata si kaum yang menyebut dirinya moderat. Ah, jebule memang benar bahwa doktrinasi Arab sudah menjangkiti negeri ini secara kronis. Bukan hanya yang ada di akar rumput, melainkan para pemangku kekuasaan terjangkiti pula. Efeknya apa?

Kolom Boen Syafi’i: AJARAN NUSANTARA UNTUK PENGENDALIAN DIRI

Kenapa mayoritas umat Hindu Bali tidak ngatjengan dan tidak pula gampang melakukan pencabulan meski disuguhi cewek seksi berbikini setiap hari? Kenapa juga motor yang diparkir di depan rumah tidak pernah hilang, sebelum orang luar terutama dari Jawa dan Madura banyak bermukim di sana?

%d bloggers like this: