Kolom Sanji Ono: SALAH GURU NGAJI

Pemuda ini umurnya sekitar 22 Tahun. Tampangnya lumayan ganteng. Dilihat sekilas sih mirip bintang sinetron Ganteng-ganteng Serigala. Namanya kalau nggak salah Aliando Syarief.

Kolom Andi Safiah: AHOK SEDERHANA

Ahok itu sebenarnya simple. Dia hanya ingin berpartisipasi membangun bangsa ini lewat pendekatan real, kalau ada masalah, ya, langsung dijawab. Dia sadar dengan kekuasaan yang begitu besar pada dirinya sebagai Gubernur, misalkan, dia bisa menjawab persoalan orang-orang yang biasa nongkrong di pinggir kali menjadi nongkrong di gedung mewah dengan fasilitas yang lebih manusiawi.

Kolom M.U. Ginting: POLARISASI — Soal Psikopat

Menanggapi “Kolom Eko Kuntadhi: RIZIEQ SANG RESIDIVIS ATAU KARMA AHOK?” “Rizieq psikopat, tidak memiliki empati dan mempunyai kebiasaan melanggar aturan,” kata pengamat inteligen (Suhendra Hadiekutono) di Suhendra Hadikuntono di Sumut Kota. Sekarang sudah diketahui, sepanjang sejarah kemanusiaan, sejak permulaan sivilisasi, orang-orang psikopat, sosiopat dan sebangsanya telah menguasai dan memimpin dunia. Mereka bahkan membangun semua sivilisasinya… Continue reading Kolom M.U. Ginting: POLARISASI — Soal Psikopat

Kolom Boen Syafi’i: TIDAK ADA YANG MUSTAHIL, HOK!

Kata kadrun, jika Ahok memimpin negeri ini maka negeri ini bakal disingapurakan. Kemudian Kadrun menambahkan, keturunan China yang akan mengatur ekonomi Indonesia. Lah, emang selama ini ekonomi kita dikuasai keturunan Suriname, kah? Padahal, jika negeri ini disingapurakan maka siapa orang yang tidak senang? (Kecuali pemabuk dogma Arab).

Kolom Andi Safiah: BEDA KELAS

Ahok, ketika masuk ruang sidang atas kasus “kriminal” yang dituduhkan padanya lewat topeng penistaan agama, beliau bersikap santai, elegant dan menghormati proses persidangan. Ahok sadar, di mata hukum, semua warga negara sama kedudukannya. Beda dengan sikap mencla-mencle imam jumbo yang bermental cabul macam Rizieq.

Kolom Asaaro Lahagu: DEMO OMNIBUS LAW — Jokowi Di-Ahok-an?

Omnibus Law disahkan. Buruh membara. Provokator bersorak. Gemuruh penyusup masuk. Rusuh. Para penunggang demo bereaksi. Aksi buruh, ditunggangi. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Momen menghantam Jokowi datang.

Kolom Ira R. Sibero: AHOKER

Ingat baju kotak-kotak, ingat Pilkada DKI 2017. Aku sebenarnya bukan penggemar Ahok. Aku penggemar Jokowi. Menurutku Ahok orangnya sombong, belagu. Tapi, setelah Jokowi jadi presiden, mulut sama kerjanya seimbang. Aku malah senang dia ngomong blak-blakan. Memang itulah dia adanya. Akhirnya, jadilah aku penggemar Ahok.

Kolom M.U. Ginting: AHOK, KUTA GAMBER, DAN TRUMP — Menguak Kegelapan Dana Desa

“Warga menganjurkan agar kepala desa menjelaskan berapa dana dan sumber dana untuk proses pembangunan di Desa Kuta Gamber. Namun, sebagaimana dikatakan oleh para tokoh tadi, Kepala Desa tidak menjelaskan hal yang sedang dikerjakan,” demikian diberitakan oleh media online Kahe Kolu (lihat di SINI). “Open government”, istilah yang pernah dipakai dan dipraktekkan oleh Ahok di pemerintahan… Continue reading Kolom M.U. Ginting: AHOK, KUTA GAMBER, DAN TRUMP — Menguak Kegelapan Dana Desa

Kolom Andi Safiah: SALAM GIGI JAMPING — Action!

Yang baru belajar berpolitik tentu saja akan salto ketika menyaksikan akrobat Anies yang tiba-tiba bertemu dengan pentolan Nasdem dan Prabowo yang tiba-tiba diundang makan nasi Goreng sama bos banteng. Bagi saya, tidak ada yang tiba-tiba dalam politik.

Kolom M.U. Ginting: GUBERNUR ABA — Bertentang dengan Arus Transparansi Dunia

Gubernur DKI Jakata, Anies, sebenarnya bukan pilihan Rakyat Jakarta, tetapi pilihan ketika itu ialah ABA artinya Asal Bukan Ahok. Anies seperti dapat durian runtuh gratis. Siapa saja akan menang ketika itu karena prinsip ABA itu. Di dalam ABA terdapat fitnah, pembohongan dan hoax yang sangat massif serta mantap bagi sebagian publik Jakarta, tetapi mematikan bagi… Continue reading Kolom M.U. Ginting: GUBERNUR ABA — Bertentang dengan Arus Transparansi Dunia

%d bloggers like this: