Kolom Edi Sembiring: TANGIS HARU MENYAMBUT PETANI KARO HILIR

Minggu 27 September 2020 Pukul 22.47, perwakilan para petani Karo Hilir tiba di Posko Juang Desa Simalingkar A (Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara). Hanya sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Medan. Bersebelahan dengan Lau Cih, kampung tradisional Suku Karo yang menjadi pusat Kerajaan 12 Kuta yang didirikan oleh clan Karo-karo Purba.

Kolom Edi Sembiring: PETANI KARO HILIR PULANG TERSENYUM — Jalan Kaki ke Jokowi di Jakarta Erbunga Sabi

Usai sudah perjuangan para Petani Karo Hilir. Tanggal 25 September 2020, mereka kembali ke Taneh Karo Jahe ingan pusungna ndabuh ndube. 170 petani yang tergabung dalam Serikat Petani Simalingkar Bersatu (SPSB) dan Serikat Tani Mencirim Bersatu (STMB) telah 3 bulan menjalankan aksinya.

Kolom Edi Sembiring: PETANI KARO HILIR TANGGAPI UCAPAN EDI RAHMAYADI

Kesewenang-wenangan dari para penguasa di daerah, membuat petani Simalingkar dan Mencirim meminta perlindungan kepada pemerintah pusat. Rapat Koordinasi Tindaklanjut Penyelesaian Konflik Agraria Desa Simalingkar dan Desa Mencirim (Sumatera Utara) digelar secara virtual melalui video conference di Posko Gugus TPP Covid-19 Sumut, Jl. Sudirman, Medan [Senin 31/8]. Rapat ini beragendakan penyelesaian kasus tanah di Simalingkar dan… Continue reading Kolom Edi Sembiring: PETANI KARO HILIR TANGGAPI UCAPAN EDI RAHMAYADI

Kolom Edi Sembiring: MOELDOKO MINTA SELESAIKAN SEGERA TANAH SIMALINGKAR DAN MENCIRIM

Rapat Koordinasi Tindaklanjut Penyelesaian Konflik Agraria Desa Simalingkar (Kecamatan Pancurbatu) dan Desa Mencirim (Kecamatan Kutalimbaru) di Kabupaten Delisedang (Sumatera Utara) digelar secara virtual melalui video conference. Betempat di Posko Gugus TPP Covid-19 Sumut di Jl. Sudirman, Medan [Senin 31/8]. Rapat ini beragendakan penyelesaian kasus tanah di Simalingkar dan Mencirim secara virtual.

Kolom Edi Sembiring: DI BAWAH BENDERA MERAH PUTIH DI TUGU TANI — Petani Karo Hilir Tuntut Sofyan Djalil Selesaikan Konflik Agraria Sesuai Petunjuk Jokowi

Senin, 31 Agustus 2020, ratusan petani kembali melakukan aksi jalan kaki dari tempat penampungan di Gedung YTKI Jl. Gatot Subroto (Jakarta) ke Tugu Tani. Sepanjang jalan, 170 petani ini membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 150 meter.

Kolom Edi Sembiring: BEBASKAN ARDI SURBAKTI — Salah Satu Tuntutan Petani Karo Hilir

Pada Kamis 27 Agustus 2020 lalu, perwakilan petani Karo Hilir yang tergabung dalam Serikat Petani Simalingkar Bersatu (SPSB) dan Serikat Tani Mencirim Bersatu (STMB) sebanyak 5 orang telah diterima di Kementrian Sekretariat Negara. Perwakilan petani diterima oleh Presiden Joko Widodo melalui teleconference yang dijembatani oleh Pratikno (Menteri Sekretraris Negara), di Kantor Kementerian Sekretariat Negara.

Kolom Edi Sembiring: JOKOWI PERINTAHKAN PENUHI TUNTUTAN PETANI KARO HILIR SEGERA

Kemarin [Kamis 27/8: Pukul 10 Pagi], perwakilan petani Karo Hilir yang tergabung dalam Serikat Petani Simalingkar Bersatu (SPSB) dan Serikat Tani Mencirim Bersatu (STMB) sebanyak 5 orang diterima di Kementrian Sekretariat Negara. Kelimanya adalah Efendi Surbakti, Sulaeman Wardana Sembiring, Imam Wahyudi, Aris Wiyono dan Musliadi.

Kolom Edi Sembiring: DI MANA PUSAT KONFLIKNYA?

Wamen Agraria: Kalau Boleh Jujur, Ketika Bicara Sumut, Konflik Aja Judulnya Terbayang di Kepala Judul sebuah berita di Medan Bisnis Daily (Lihat di SINI) Baguslah kalau sudah tahu begitu keadaannya. Buka Kantor KPK di Medan dan usut semua secepatnya. Termasuk siapa saja penerima 5.873 Ha ex HGU PTPN II. Ada juga gunanya kedatangan 170 petani… Continue reading Kolom Edi Sembiring: DI MANA PUSAT KONFLIKNYA?

Kolom Edi Sembiring: PETANI KARO HILIR INGATKAN KEMBALI UCAPAN JOKOWI

Selain telah memiliki Sertifikat Hak Milik, SK Landerform 1964 dan 1984, serta di atas lahan telah dihuni dan dikelola petani sejak tahun 1951 secara turun temurun, para petani Karo Hilir ingatan kuat akan ucapan Presiden Joko Widodo pada Rapat Terbatas tentang Percepatan Penyelesaian Masalah Pertanahan tanggal 3 Mei 2019.

Kolom Edi Sembiring: PERWAKILAN PETANI KARO HILIR DITERIMA DI ISTANA NEGARA

Tidak ada perjuangan yang sia-sia. 170 petani Karo Hilir telah berjalan kaki sejauh 1.812 kilometer selama 45 hari dari Medan ke Jakarta. Ini dilakukan karena Pemkab Deli Serdang dan Pemprov Sumatera Utara tak mengindahkan laporan mereka dan membiarkan konflik agraria terjadi bertahun-tahun antara petani dengan korporasi PTPN II.

%d bloggers like this: